AALI
9275
ABBA
280
ABDA
0
ABMM
2410
ACES
720
ACST
192
ACST-R
0
ADES
6225
ADHI
815
ADMF
8200
ADMG
177
ADRO
3250
AGAR
310
AGII
2220
AGRO
750
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
99
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
154
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1545
AKRA
1160
AKSI
272
ALDO
745
ALKA
296
ALMI
308
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
546.99
1.02%
+5.51
IHSG
7186.56
0.74%
+53.11
LQ45
1026.34
0.98%
+9.98
HSI
19763.91
-0.8%
-158.54
N225
28942.14
-0.96%
-280.63
NYSE
0.00
-100%
-15846.79
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,765
Emas
836,469 / gram

Dear Pak Mendag! Harga Cabai di Bangka Tengah Kemahalan, Tembus Rp150 Ribu per Kilogram

ECONOMICS
Rachmat Kurniawan/Kontri
Selasa, 14 Juni 2022 17:21 WIB
Salah satu pedagang cabai rawit, Iskan mengaku pusing memikirkan modal untuk berjualan
Dear Pak Mendag! Harga Cabai di Bangka Tengah Kemahalan, Tembus Rp150 Ribu per Kilogram (FOTO:MNC Media)
Dear Pak Mendag! Harga Cabai di Bangka Tengah Kemahalan, Tembus Rp150 Ribu per Kilogram (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Harga cabai rawit di Kabupaten Bangka Tengah terus meledak bahkan hingga Rp150 ribu perkilogram. 

Dari pantauan di Pasar Moderen Koba Kabupaten Bangka Tengah, harga sayuran pedas ini terus melambung. Jika di bandingkan dengan harga cabai rawit sebelumnya, harga ini mengalami kenaikan sebesar 50 persen dari harga sebelumnya Rp100 ribu perkilogram.

Salah satu pedagang cabai rawit, Iskan mengaku pusing memikirkan modal untuk berjualan, lantaran harga cabai rawit di tempat ia beli mengalami kenaikan.

"Sekarang ini harga cabai rawit terus naik, jadi kita pusing memikirkan modalnya, karena harga tinggi semua," ujarnya pada Selasa (14/06/2022).

Iskan mengungkapkan kenaikan harga cabai sudah terjadi sejak satu minggu yang lalu. Selain harga cabai, kenaikan juga terjadi pada bawang merah, yang saat ini harga bawang merah per kilogramnya mencapai Rp55.000 sampai Rp65.000 dari harga sebelumnya Rp40.000 per kilogram.

Dirinya berharap harga kebutuhan pokok dapat kembali normal, sehingga daya beli masyarakat meningkat. Jika harga tinggi daya beli masyarakat pun menurun. 

"Kalau seperti ini terus, dagangan kita jadi sepi pembeli, karena semuanya diirit," ucapnya. Sementara itu, salah satu pembeli, Windi menuturkan keluh kesahnya terkait dengan harga kebutuhan barang pokok yang harganya semakin hari semakin melambung tinggi.

Bahkan, ia mengaku kaget dengan harga bawang merah dan cabai rawit yang harganya naik drastis dari harga sebelumnya, bahkan tak kunjung turun.

"Lebaran Idul Adha masih lama, tapi harga-harga kebutuhan pokok sudah pada naik, resikonya harus mengeluarkan dana lebih banyak, padahal gaji pun tak kunjung naik, tapi barang pada naik dan mahal," ujarnya.

Menurutnya, meski harga cabai dan bawang naik, ia tetap membeli bahan pangan tersebut, lantaran butuh. "Solusinya satu, dikurangi belinya, karena kita kan butuh," tuturnya.

"Mudah-mudahan ada upaya dari pemerintah untuk mencarikan solusi permasalahan dengan mahalnya harga-harga kebutuhan pokok saat ini," lanjutnya.

Terpisah, Kepala Disperindagkop Kabupaten Bangka Tengah, Ali Imron menuturkan pihaknya akan melakukan pengecekan di lapangan terkait harga komoditi yang dikeluhkan oleh para ibu-ibu maupun pedagang.

"Insyallah akan kita cek langsung ke lapangan guna memastikan harga komoditi yang saat ini sedang melambung tinggi," imbuhnya. 

(SAN)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD