AALI
0
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
0
ACES
0
ACST
0
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
0
ADMF
0
ADMG
0
ADRO
0
AGAR
0
AGII
0
AGRO
0
AGRO-R
0
AGRS
0
AHAP
0
AIMS
0
AIMS-W
0
AISA
0
AISA-R
0
AKKU
0
AKPI
0
AKRA
0
AKSI
0
ALDO
0
ALKA
0
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2021/05/13 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
467.69
-0.91%
-4.29
IHSG
5921.08
-0.92%
-54.70
LQ45
879.63
-1%
-8.87
HSI
27718.67
0%
0.00
N225
27448.01
0%
0.00
NYSE
16181.63
-1.06%
-173.99
Kurs
HKD/IDR 1,827
USD/IDR 14,198
Emas
838,980 / gram

Dekatkan Diri ke Warga, Kabupaten Bogor Dirikan Mal Pelayanan Publik

ECONOMICS
Haryudi/Koran Sindo
Rabu, 03 Maret 2021 08:15 WIB
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mendirikan Mall Pelayanan Publik (MPP). MPP tersebut berada di AEON Sentul City, Bogor, Jawa Barat.
Kabupaten Bogor Dirikan Mal Pelayanan Publik. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Untuk lebih mendekatkan diri sekaligus memudahkan masyarakat dalam melakukan administrasi kependudukan dan perizinan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mendirikan Mall Pelayanan Publik (MPP). MPP tersebut berada di AEON Sentul City, Bogor, Jawa Barat.

Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan, menerangkan, pembangunan MPP merupakan salah satu strategi Pemkab dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan. Pengelolaan MPP dilakukan secara terpadu dan terintegrasi untuk menyediakan layanan yang cepat, mudah, terjangkau, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

Untuk itu, dia mewakili Pemkab Bogor melakukan penandatanganan Komitmen Penyelenggaraan Mall Pelayanan Publik (MPP) di Kabupaten Bogor. Penandatanganan dilakukan di hadapan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo, di Jakarta, Selasa (02/03/2021). 

“Dengan berdirinya MPP di Kabupaten Bogor, masyarakat tidak perlu repot mengurus banyak hal. Hal administrasi hingga perizinan berusaha, bisa dilakukan dalam satu tempat”, terang Iwan.

Menyaksikan penandatanganan komitmen pembangunan Mall Pelayanan Publik (MPP) oleh 38 kepala daerah se-Indonesia, Menteri PANRB Tjahjo Kumolo menjelaskan, melalui MPP yang telah dipersiapkan, setidaknya harus mampu mendukung kegiatan pemerintah dari fungsi ekonomi, terutama mempermudah dan mempercepat setiap izin, khususnya izin-izin usaha untuk menggerakkan ekonomi nasional.

“Pembentukan MPP di daerah memerlukan komitmen yang kuat, dimulai dari gubernur, bupati, maupun wali kota. Komitmen para pimpinan daerah menjadi kunci keberhasilan dalam menghadirkan MPP yang manfaatnya dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat,” jelas Tjahjo Kumolo.

Sementara itu, di Kabupaten Bogor, demi memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat, Pemkab Bogor menandatangani kesepakan bersama dengan PT Aeon Mall Indonesia tentang Penyelenggaraan Pelayanan Publik di Aeon Mall Sentul City. 

Mall pelayanan publik milik Pemkab Bogor di Aeon Mall sudah mulai beroperasi. Semua pelayanan perizinan dan non-perizinan tersedia satu pintu. Adanya mall pelayanan publik akan memberikan kemudahan dan kenyamanan kepada masyarakat.

Bupati Bogor, Ade Yasin, mengatakan kehadiran Mall Pelayanan Publik di Aeon Mall Sentul City memberikan percepatan peningkatan kualitas pelayanan publik dalam rangka mewujudkan Kabupaten Bogor menjadi daerah yang kondusif bagi pertumbuhan investasi.

“Ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam melaksanakan reformasi birokrasi sekaligus bentuk kolaborasi pemerintah, swasta dan masyarakat. Semua pelayanan perizinan dan non perizinan akan tersedia di sini,” terang Ade. 

Ade Yasin menambahkan, mulai dari pelayanan kependudukan dan catatan sipil, seperti e-KTP, Kartu Keluarga, Akte Kelahiran, pelayanan Paspor, Samsat, PDAM, Bappenda, BPN, BJB, Polres dan DPMPTSP. “Saya minta komitmen semua pihak untuk bersama-sama mewujudkan cita-cita memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” tandasnya. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD