AALI
9575
ABBA
302
ABDA
6175
ABMM
1370
ACES
1250
ACST
186
ACST-R
0
ADES
3300
ADHI
805
ADMF
7575
ADMG
179
ADRO
2210
AGAR
362
AGII
1410
AGRO
1270
AGRO-R
0
AGRS
149
AHAP
66
AIMS
358
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1045
AKRA
775
AKSI
735
ALDO
1320
ALKA
296
ALMI
296
ALTO
258
Market Watch
Last updated : 2022/01/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
502.60
-1.04%
-5.27
IHSG
6568.17
-1.31%
-86.99
LQ45
939.34
-1.07%
-10.15
HSI
24243.61
-1.67%
-412.85
N225
27131.34
-1.66%
-457.03
NYSE
0.00
-100%
-16397.34
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,343
Emas
848,798 / gram

Siap-siap, Bogor Akan Bangun Tol Khusus Tambang Sepanjang 6 Kilometer

ECONOMICS
Haryudi
Selasa, 02 Maret 2021 22:33 WIB
Selain pembangunan jalan tol khusus tambang, Pemprov Jabar juga berencana akan membangun jalan khusus tambang sepanjang 10 Kilometer.
Siap-siap, Bogor Akan Bangun Tol Khusus Tambang Sepanjang 6 Kilometer (FOTO:MNC Media)
Siap-siap, Bogor Akan Bangun Tol Khusus Tambang Sepanjang 6 Kilometer (FOTO:MNC Media)

IDXChannel  - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dengan Pemerintah Pusat dan Provinsi Jabar siap berkolaborasi dalam mewujudukan rencana pembangunan jalan tol khusus tambang Bogor-Serpong via Parung dan Sentul Selatan serta Karawang Barat sepanjang enam Kilometer.  

Hal itu terungkap dalam rapat persiapan pembangunan Jalan Tambang di Ruang Rapat Wakil Bupati Bogor, Selasa (2/3/2021). 

Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Burhanudi mengatakan, rencana pembangunan jalan tol khusus tambang Bogor-Serpong via Parung dan Sentul Selatan serta Karawang Barat sepanjang enam kilometer (JOR 3).  

"Itu dilakukan sebagai upaya mengatasi permasalahan adanya kecelakaan dan kerusakan di jalan publik, yang diakibatkan kendaraan tambang," kata dia. 

Menurutnya, pembangunan tol itu sangat krusial. Sebab dengan adanya jalan tol khusus tambang, nantinya kendaraan tambang tidak akan lagi bersinggungan dengan pemukiman.  

"Tidak bersatu lagi dengan jalan publik yang menyebabkan kecelakaan atau jalan rusak," ujarnya. 

Sementara itu, Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Kabupaten Bogor, AJat Rochmat Jatnika Ajat menyebutkan ada sekitar 8.000 truk tambang perhari yang melewati jalan publik untuk menyuplai hasil tambang ke Jakarta, Tangerang dan Pulau Jawa. 

Tingginya mobilitas pertambangan di wilayah Kabupaten Bogor ini karena kualitas hasil tambang dari Cigudeg, Rumpin dan Parung Panjang itu kualitas nomor satu.  

"Sehingga 80 persen suplai pembangunan jalan di tersebut disuplai dari hasil tambang Kabupaten Bogor. Hasil kesepakatan BPJT, BPTJ, Dinas Bina Marga, Dishub Prov Jabar dan Pemkab Bogor, pembanguna jalan tol khusus tambang akan dibangun pada Maret 2022 mendatang, yang akan dipadupadankan dengan perencanaan dan pelaksanaannya, serta tugas masing-masing," jelasnya. 

Selain pembangunan  jalan tol khusus tambang, Pemprov Jabar juga berencana akan membangun jalan khusus tambang sepanjang 10 Kilometer, yang akan terhubung dengan jalan tol khusus tambang tersebut.  

"DED dan FS nya sedang dikaji oleh Tim Percepatan Pembangunan Jalan Tambang Provinsi Jabar, agar ada kesesuaian antara pembangunan jalan tol tambang dengan jalan khusus tambang nantinya sehingga tidak keluar dari skenario yang ada," ucap Ajat. (Sandy)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD