IDXChannel — PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) mencermati perkembangan pasar energi global yang menunjukkan tren kenaikan harga minyak dunia dalam beberapa waktu terakhir. Harga minyak dunia bahkan kembali menembus level USD100 per barel, didorong oleh meningkatnya ketegangan geopolitik global yang berpotensi mengganggu pasokan energi dunia.
Kenaikan harga minyak tersebut secara umum memberikan sentimen positif bagi industri energi. Sebab, dapat meningkatkan nilai keekonomian proyek-proyek hulu migas serta mendorong peningkatan aktivitas investasi di sektor energi.
Direktur RATU Adrian Hartadi mengatakan, seiring dengan meningkatnya harga minyak dunia, perseroan melihat adanya potensi peningkatan kinerja dari portofolio aset energi yang dimiliki.
RATU memiliki kepentingan ekonomi pada aset di wilayah Jabung dan Cepu yang menghasilkan crude oil dan condensate, yang secara umum memiliki korelasi langsung dengan pergerakan harga minyak global.