AALI
12225
ABBA
194
ABDA
6250
ABMM
2950
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
715
ADMF
8075
ADMG
181
ADRO
3160
AGAR
332
AGII
2050
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
63
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1160
AKRA
1015
AKSI
374
ALDO
945
ALKA
308
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
0%
0.00
IHSG
6883.50
0%
0.00
LQ45
1009.51
0%
0.00
HSI
20697.36
2.89%
+581.16
N225
26781.68
1.44%
+378.84
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,693 / gram

Digantikan Robot Teknologi, MenPANRB Pastikan Tak Rugikan PNS yang Ada

ECONOMICS
Dita Angga Rusiana
Selasa, 30 November 2021 14:15 WIB
MenPANRB Tjahjo Kumolo mengatakan bahwa adanya digitalisasi di pemerintahan tidak akan merugikan PNS yang ada.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Tjahjo Kumolo
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Tjahjo Kumolo

IDXChannel - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Tjahjo Kumolo mengatakan bahwa adanya digitalisasi di pemerintahan tidak akan merugikan PNS yang ada. Hal ini menyusul ramainya perbincangan soal PNS yang digantikan oleh teknologi atau bahkan robot.

Dia mengatakan bahwa PNS yang ada akan dilantik untuk lebih profesional.

“Yang sudah ada dilatih untuk lebih profesional,” katanya saat dihubungi, Selasa (30/11/2021).

Tjahjo mengatakan bahwa penerapan teknologi ini dilakukan untuk efektivitas kerja dan efisiensi anggaran

“Ujungnya efektivitas kerja, kolaborasi dan efisiensi anggaran dan fokus program kerja,” ungkapnya.

Dia mengatakan bahwa saat ini pemerintah sedang menyiapkan Super Apps sebagai bagian digitalisasi di pemerintahan.

“Sedang disusun konsep dan Super Apps. (Juga) Inovasi-inovasinya,” ujarnya.

Super Apps ini memungkinkan penggabungan berbagai aplikasi yang ada di pemerintahan. Seperti diketahui Super Apps memungkinkan penyediaan beragam layanan dalam satu aplikasi.

“Ya benar (penggabungan aplikasi). Aplikasi yang cepat,” ungkapnya.

Tjahjo menyebut bahwa kedepan rekrutmen PNS tetap akan didasarkan pada kebutuhan yang ada. Namun dia memastikan bahwa pemerintah akan memperbanyak Super Apps atau inovasi teknologi.

“Kedepan kebutuhan pns sesuai kebutuhan dan memperbanyak Super Apps atau inovasi,” tuturnya. (NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD