Dalam kaitan ini, kata dia, diplomasi Presiden Prabowo berhasil meyakinkan Rusia untuk memberikan kebutuhan minyak mentah dan gas tersebut kepada Indonesia.
Sehingga, Indonesia sendiri bisa mengunci kebutuhan pasokan energi di Tanah Air, di tengah banyak negara yang mengonsumsi BBM dan Migas dengan jumlah yang besar, sedang perebutan pasokan di pasar.
"Nah, oleh karena itu saya bersyukur bahwa diplomasi energi yang dilakukan oleh Presiden bisa berhasil dengan baik, sehingga kita tidak perlu khawatir bahwa suatu ketika misalnya kendaraan kita nggak bisa berjalan ya, kapal laut tidak bisa berlayar, ya kereta api tidak bisa berjalan," kata dia.
"Tetapi dengan adanya apa, suplai dan pasokan yang sudah bisa terjamin, saya kira Indonesia sudah boleh dikatakan memasuki zona aman. Mudah-mudahan akan berlangsung seterusnya sedemikian gitu," katanya.
(Nur Ichsan Yuniarto)