Wapres juga memaparkan tentang nilai perdagangan Indonesia-Tiongkok yang terus menunjukkan perkembangan positif. Dimana, nilai perdagangan bilateral kedua negara pada tahun 2022 tercatat mencapai rekor baru, yaitu USD133.64 miliar.
Melihat tren positif tersebut, Wapres pun meminta agar Tiongkok, salah satunya pada Provinsi Fujian, dapat semakin membuka akses yang lebar terhadap pasar ekspor produk Indonesia.
Sejalan dengan Wapres, Sekretaris Partai Komunis Tiongkok Provinsi Fujian H.E. Zhou Zuyi menyampaikan komitmennya untuk terus melanjutkan hubungan kerjasama yang baik dengan Indonesia.
Dia pun akan memastikan seluruh investor yang melakukan investasi di Indonesia untuk mematuhi semua hukum yang berlaku di negara setempat dan memperhatikan keberlanjutan lingkungan.
“Khususnya bagi perusahaan-perusahaan asal (Provinsi) Fujian yang melakukan investasi ke Indonesia, kami meminta mereka mengikuti undang-undang dan peraturan lokal,” tegas Zhou.