AALI
12225
ABBA
194
ABDA
6250
ABMM
2950
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
715
ADMF
8075
ADMG
181
ADRO
3160
AGAR
332
AGII
2050
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
63
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1160
AKRA
1015
AKSI
374
ALDO
945
ALKA
308
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
0%
0.00
IHSG
6883.50
0%
0.00
LQ45
1009.51
0%
0.00
HSI
20697.36
2.89%
+581.16
N225
26781.68
1.44%
+378.84
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,693 / gram

Dorong Potensi, Sandiaga Uno Sebut Desa Wisata Berpotensi Atasi Masalah Pengangguran

ECONOMICS
Azfar Muhammad
Minggu, 03 Oktober 2021 13:16 WIB
Sandiaga Uno mengatakan program desa wisata atau desa kreatif dinilai potensial dalam penciptaan lapangan pekerjaan.
Dorong Potensi, Sandiaga Uno Sebut Desa Wisata Berpotensi Atasi Masalah Pengangguran (Dok.MNC Media)
Dorong Potensi, Sandiaga Uno Sebut Desa Wisata Berpotensi Atasi Masalah Pengangguran (Dok.MNC Media)

IDXChannel - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan pengembangan kawasan pedesaan menuju desa mandiri melalui desa wisata atau desa kreatif dinilai potensial dalam penciptaan lapangan kerja atau mengatasi pengangguran

Sandiaga menyebut dengan mengoptimalkan potensi sumber daya ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup untuk kesejahteraan masyarakat akan semakin berkembang. 

"Desa wisata sangat potensial menjadi pencipta lapangan kerja yang kita rasa sangat dibutuhkan, terutama saat ini di tengah pandemi dan tantangan ekonomi di tengah pandemi," kata Sandiaga Melalui dalam webinar virtual dikutip, Minggu  (3/10/2021). 

Sementara untuk program-program pengembangan desa wisata dan desa kreatif menjadi salah satu fokus utama Kemenparekraf/Baparekraf saat ini. 

“Utamanya dalam hal pengembangan produk dan jasa digital desa serta produk unggulan dengan konsep one village one product dalam lingkup kewirausahaan dan meningkatkan perekonomian domestik,” paparnya. 

Peran generasi muda khususnya mahasiswa sangat penting untuk dapat melihat potensi pariwisata dan ekonomi kreatif kawasan pedesaan dalam menyerap dan membuka lapangan kerja dan bukan tidak mungkin untuk dapat merambah pasar ekspor ke depan. 

"Melalui pelatihan dan pendampingan, menjadi tugas kami melakukan monitoring secara berkala agar ada pengembangan mulai dari inisiatif produk sampai pengaplikasian nilai-nilai berkelanjutan," katanya. 

Oleh karena itu, Sandiaga mengajak mahasiswa untuk bisa memanfaatkan peluang tersebut dengan menciptakan peluang bisnis UMKM yang terdigitalisasi dan berbasis ekonomi kreatif. 

“Semakin banyak anak muda yang berkecimpung di dunia wirausaha, akan semakin banyak pula produktivitas yang dihasilkan sehingga berdampak pula pada meningkatnya perkembangan ekonomi nasional,” tambahnya. 

Dengan demikian anak muda  harus mulai memikirkan untuk menciptakan lapangan kerja, memulai usaha yang akan mengurangi tingkat pengangguran.  

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD