AALI
8250
ABBA
580
ABDA
0
ABMM
1285
ACES
1325
ACST
248
ACST-R
0
ADES
2470
ADHI
700
ADMF
7600
ADMG
232
ADRO
1325
AGAR
386
AGII
1805
AGRO
2660
AGRO-R
0
AGRS
234
AHAP
58
AIMS
424
AIMS-W
0
AISA
214
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
645
AKRA
3590
AKSI
410
ALDO
655
ALKA
224
ALMI
238
ALTO
336
Market Watch
Last updated : 2021/07/29 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
443.87
0.07%
+0.33
IHSG
6120.73
0.53%
+32.20
LQ45
832.75
0.25%
+2.05
HSI
26315.32
3.3%
+841.44
N225
27782.42
0.73%
+200.76
NYSE
16573.56
0.32%
+52.60
Kurs
HKD/IDR 1,860
USD/IDR 14,480
Emas
846,128 / gram

DPR Ungkap Kasus Covid Turun, Ternyata karena Testingnya Anjlok 68 Persen

ECONOMICS
Kiswondari/Sindo
Rabu, 21 Juli 2021 17:39 WIB
kasus positif covid tercatat mencapai 38.325 orang. Ternyata hal ini disebabkan turunnya jumlah testing covid yang sangat signifikan mencapai 68 persen.
DPR Ungkap Kasus Covid Turun, Ternyata karena Testingnya Anjlok 68 Persen (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Walau masih tinggi, Kasus covid-19 dalam beberapa hari terakhir mengalami penurunan. Seperti kemarin, kasus positif covid tercatat mencapai 38.325 orang. Ternyata hal ini disebabkan turunnya jumlah testing covid yang sangat signifikan mencapai 68 persen dalam tiga hari terakhir.

Wakil Koordinator Satgas Lawan Covid-19 DPR, Ahmad Sahroni. Ia pun mempertanyakan penyebab penurunan testing tersebut, seharusnya jumlah testing lebih ditingkatkan lebih dari biasanya demi membendung penyebaran virus.

Menurut Sahroni, untuk apa membohongi diri sendiri dengan menurunkan jumlah testing Covid-19 ini.


“Adanya penurunan jumlah testing Covid-19 ini juga menjadi pertanyaan bersama. Karena justru testing ini sangat krusial dalam melakukan tracing kasus. Kalau testingnya juga menurun, maka tracking kita juga tidak maksimal. Hasilnya penularan akan makin terjadi. Karenanya marilah, kita jangan bohongi diri sendiri,” kata Sahroni dalam keterangannya, Rabu (21/7/2021).

Untuk itu, Bendahara DPP Partai Nasdem ini  meminta agar pemerintah meningkatkan kapasitas testing demi membendung penyebaran virus corona varian delta yang sangat menular.

Menurutnya, pemerintah perlu meningkatkan kapasitas 3T yakni, testing, tracing dan treatment, khususnya di daerah.

“Seharusnya di kondisi seperti ini, di mana laju penularan sangat tinggi, maka testing perlu sangat digencarkan. Selain bisa membendung penularan kasus baru, hasil test juga tentunya bisa menjadi sumber data yang digunakan untuk mengambil kebijakan ke depannya,” pungkas Sahroni. (RAMA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD