AALI
9800
ABBA
188
ABDA
0
ABMM
2360
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7375
ADHI
815
ADMF
8100
ADMG
177
ADRO
2970
AGAR
318
AGII
1950
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1640
AKRA
1060
AKSI
294
ALDO
855
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
228
Market Watch
Last updated : 2022/06/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.03
0.56%
+3.01
IHSG
7042.94
0.64%
+44.67
LQ45
1018.99
0.57%
+5.77
HSI
21719.06
2.09%
+445.19
N225
26491.97
1.23%
+320.72
NYSE
14402.12
0.34%
+49.32
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,845
Emas
873,761 / gram

Dua Opsi Selamatkan Garuda Indonesia, Lunasi Sebagian Utang Atau Konversi Saham

ECONOMICS
Suparjo Ramalan
Minggu, 24 April 2022 21:41 WIB
belum diketahui pasti seberapa banyak utang yang bakal di'tukar guling' dengan saham GIAA.
Dua Opsi Selamatkan Garuda Indonesia, Lunasi Sebagian Utang Atau Konversi Saham (foto: MNC Media)
Dua Opsi Selamatkan Garuda Indonesia, Lunasi Sebagian Utang Atau Konversi Saham (foto: MNC Media)

IDXChannel - Kondisi PT Garuda Indonesia Tbk yang terlilit hutang hingga Rp139 triliun hingga terancam bangkrut membuat pemerintah menyiapkan sejumlah opsi langkah penyelamatan. DPR RI melalui Panitia Kerja (Panja) Komisi VI, misalnya, telah menyampaikan sejumlah rekomendasi, termasuk pemberian Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp7,5 triliun bagi emiten berkode saham GIAA tersebut.

Terbaru, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, juga turut menawarkan opsi penyelamatan lain, yaitu berupa pembayaran sebesar 20 hingga 25 persen dari total utang demi mengurangi sebagian beban perusahaan.

Sedangkan opsi lain adalah kesepakatan konversi utang menjadi saham yang bakal diambilkan dari porsi saham GIAA milik pemerintah. Meski, belum diketahui pasti seberapa banyak utang yang bakal di'tukar guling' dengan saham GIAA, termasuk juga berapa persen kepemilikan yang bakal rela dilepas oleh pemerintah kepada pihak lessor dan vendor GIAA.

"Sepengetahuan saya, negosiasi saat ini adalah lessor maupun vendor itu akan ditawarkan opsi dengan sirup bon yaitu dibayar dalam 20 tahun dengan bunga 0 persen. Itupun juga dengan (opsi) konfersi," ujar Pengamat Penerbangan, Alvin Lie, kepada MNC Portal, Minggu (24/4/2022). 

Meski belum ada informasi lanjutan apakah pihak kreditur setuju atas tawaran Menteri BUMN, Alvin menilai bahwa tawaran restrukturisasi ini penting untuk diperjuangkan lantaran dinilai efektif dalam menyelamatkan emiten penerbangan pelat merah dari jurang kepailitan.

Pasalnya, langkah ini dapat meringankan beban keuangan perusahaan, sehingga kinerja bisnisnya dapat berjalan baik kedepannya. 

"Sebagian lagi ditawarkan utang itu dikonversi menjadi saham. Nah, dengan cara seperti itu, vendor atau lessor yang menyetujui akan sangat meringankan beban Garuda dan Garuda dapat optimis bisa bertahan hidup," tegas Alvin. (TSA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD