AALI
8825
ABBA
236
ABDA
6025
ABMM
4340
ACES
630
ACST
196
ACST-R
0
ADES
7500
ADHI
765
ADMF
8575
ADMG
169
ADRO
3900
AGAR
302
AGII
2360
AGRO
620
AGRO-R
0
AGRS
101
AHAP
106
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
147
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1580
AKRA
1305
AKSI
322
ALDO
700
ALKA
290
ALMI
410
ALTO
177
Market Watch
Last updated : 2022/09/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
535.67
-1.15%
-6.24
IHSG
7093.87
-1.18%
-84.71
LQ45
1014.22
-1.11%
-11.41
2
2
2%
+2
N
N
0%
N
T
T
0%
T
2
2
2%
+2
-
-
0%
-
-
-
0%
-
Kurs
HKD/IDR 1,914
USD/IDR 15,031
Emas
792,736 / gram

Ekonomi Global Suram, Pemerintah Optimis RAPBN 2023 Siap Respon Potensi Risiko 

ECONOMICS
Tim IDXChannel
Kamis, 18 Agustus 2022 19:27 WIB
Di tengah ketidakpastian ekonomi global, pemerintah Indonesia optimis RAPBN 2023 siap merespon sejumlah potensi terjadinya risiko tersebut.
Ekonomi Global Suram, Pemerintah Optimis RAPBN 2023 Siap Respon Potensi Risiko  (Dok.MNC)
Ekonomi Global Suram, Pemerintah Optimis RAPBN 2023 Siap Respon Potensi Risiko  (Dok.MNC)

IDXChannel – Saat kondisi ekonomi di berbagai negara tengah dilanda ketidakpastian, pemerintah Indonesia percaya diri bahwa perekonomian domestik bisa tumbuh 5,3 persen.

Sejumlah strategi juga telah digulirkan guna menjaga dan menumbuhkan perekonomian sosial.

Selain itu, pemerintah juga yakin RAPBN 2023 mampu merespon berbagai potensi terjadinya risiko akibat ketidakpastian ekonomi global.

Dalam pidato nota keuangan pengantar RAPBN 2023 Presiden Joko Widodo menyebutkan bahwa prediksi pertumbuhan ekonomi berada di level 5,3 persen, inflasi 3,3 persen, tingkat suku bunga acuan (SBN) 10 tahun di level 7,85 persen. Selain itu, pemerintah menargetkan pendapatan Rp2.443,6 triliun di 2023. 

"Pemerintah akan mengincar pendapatan negara di tahun 2023 sebesar Rp 2.443,6 triliun, nilai tersebut naik 0,28 persen jika dibandingan dengan 2022. Target pendapatan tersebut terdiri dari penerimaan perpajakan Rp 2016,9 triliun serta penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp 426,3 triliun. Pemerintah juga menargetkan defisit anggaran maximal bisa di angka 3 persen atau sebesar 2,85 persen terhadap produk domestik bruto, menjadi Rp 598,2 triliun," seperti yang dikutip dalam dari Program 1st Closing Session IDXChannel. 

Dalam pidato tersebut, Jokowi juga menyebutkan bahwa ada lima agenda utama APBN yakni, penguatan kualitas SDM, akselerasi pembangunan infrastruktur, pemantantapan efektivitas reformasi birokrasi, pelaksaan revitalisasi industri, dan mendorong pembangunan serta pengembangan ekonomi hijau. 

Untuk perincian belanja negara dalam RAPBN di 2023 yang direncanakan sebesar Rp3.041,7 triliun, hal tersebut meliputi belanja pemerintah pusat sebesar Rp 2.230 triliun, serta transfer ke daerah sebesar Rp 811,7 triliun. 
 
Sementara itu anggaran kesehatan diperkirakan sebesar Rp169,8 triliun dan anggaran perlindungan sosial dialokasikan sebesar Rp479,1 triliun. 

Untuk peningkatan kualitas SDM, pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp 608,3 triliun. Pemerintah juga mengalokasikan anggaran pembangunan infrasturktur sebesar Rp 392 triliun. 

Beralih pada tantangan ke depan yang harus dihadapi pemerintah Indonesia, Jokowi juga menyebut persoalan geopolitics global yang menjadi kewaspaadan karena terbukti memberikan dampak besar bagi perekonomian. Imbas dari konflik antara Russia – Ukraina juga menggangu perekonomian domestik secara tidak langsung. 

Selain tantantangan dari sektor geopolitics global, perlambatan ekonomi yang terjadi di berbagai negara berpotensi memunculkan terjadinya stagflasi. Disebutkan, Indonesia akan terkena imbasnya apabila semua negara perekonomiannya melambat. 

Secara garis besar, pemerintah mengarahkan APBN di tahun depan guna mendukung serta mendorong transformasi ekonomi yang infklusif dan berkelanjutan. Diharapkan semua APBN di tahun 2023 dapat menjadi pondasi perekonomian domestik dan mendorong produktivitas ke depannya.

oleh: Bayu Rama

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD