Pertumbuhan ekonomi DKI pada triwulan IV-2025 turut didukung oleh meningkatnya kunjungan ke pusat perbelanjaan yang melonjak 20 persen selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026). Pada periode yang sama, tingkat okupansi hotel juga meningkat 5 persen, dari 85 persen menjadi 90 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Pramono menekankan bahwa Pemprov DKI bakal terus menjaga keberlanjutan pertumbuhan ekonomi yang bersifat inklusif. Seturut itu, kebijakan fiskal terus berjalan seiring kepentingan publik, mulai dari penguatan daya beli hingga penciptaan lapangan kerja, dan keberlanjutan usaha.
"Pertumbuhan ekonomi harus dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga Jakarta," ucap dia.
(Febrina Ratna Iskana)