sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Ekonomi RI Tumbuh 5,6 Persen, Gubernur Lemhannas Sebut Tren Positif Perlu Dipertahankan

Economics editor Rahmat Fiansyah
27/05/2026 18:00 WIB
Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) mengimbau seluruh pihak untuk terus mendorong dan mempertahankan tren pertumbuhan ekonomi yang positif.
Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) mengimbau seluruh pihak untuk terus mendorong dan mempertahankan tren pertumbuhan ekonomi yang positif. (Foto: Ist)
Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) mengimbau seluruh pihak untuk terus mendorong dan mempertahankan tren pertumbuhan ekonomi yang positif. (Foto: Ist)

IDXChannel - Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) mengimbau seluruh pihak untuk terus mendorong dan mempertahankan tren pertumbuhan ekonomi yang positif di tengah dinamika geopolitik global yang semakin kompleks.

"Tentu kita harus terus mendorong agar tren pertumbuhan yang positif ini dapat terus kita jaga dan tingkatkan pada tahun-tahun yang akan datang,” kata Gubernur Lemhannas, Tubagus Ace Hasan Syadzily dalam keterangan resmi, Rabu (27/5/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Ace saat membuka Seminar Nasional Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional (P3N) 27 di Ruang Dwi Warna Purwa, Lemhannas, Selasa (26/5/2026). Seminar yang mengangkat tema "Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dalam Rangka Meningkatkan Ketahanan Nasional di Tengah Dinamika Geopolitik Global" itu dinilai sangat relevan dengan kondisi ekonomi nasional saat ini. 

Pada kuartal pertama 2026, perekonomian Indonesia tercatat tumbuh sebesar 5,6 persen. Hal ini menjadikan Indonesia sebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi kedua di antara negara-negara anggota G20. Capaian tersebut mencerminkan ketahanan ekonomi nasional yang kokoh dalam menghadapi ketidakpastian global.

Ace menegaskan bahwa tren positif ini harus dijaga sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna di Gedung DPR RI. Presiden telah menetapkan kerangka ekonomi makro di kisaran 5,8 hingga 6,5 persen.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement