sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

BPS Tegaskan Angka Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen Berasal dari Lebih 3.500 Indikator

Economics editor Rohman Wibowo
26/05/2026 21:00 WIB
BPS telah merilis angka pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2026 yang mencapai 5,61 persen. Capaian ini memicu diskusi publik mengenai validitas data.
BPS Tegaskan Angka Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen Berasal dari Lebih 3.500 Indikator. (Foto: Youtube IDX Channel)
BPS Tegaskan Angka Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen Berasal dari Lebih 3.500 Indikator. (Foto: Youtube IDX Channel)

IDXChannel - Badan Pusat Statistik (BPS) telah merilis angka pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2026 yang mencapai 5,61 persen. Capaian ini memicu diskusi publik mengenai validitas data dan kerumitan di balik proses penghitungannya. 

Di tengah berbagai spekulasi, BPS menegaskan bahwa penetapan angka Produk Domestik Bruto (PDB) bukanlah hasil subjektif, melainkan buah dari proses teknokratis yang kaku dan melibatkan ribuan indikator.

Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menjelaskan bahwa lembaga yang dipimpinnya bekerja dengan jejaring yang sangat luas dari tingkat kabupaten hingga pusat.

Kerja kolosal ini dilakukan secara serempak segera setelah periode triwulan berakhir guna menangkap seluruh denyut aktivitas ekonomi. Volume informasi yang diolah pun sangat masif untuk memastikan tidak ada sektor yang terlewatkan.

"Dari sisi pengeluaran saja, untuk menghitung PDB, kami menggunakan 2.719 indikator, sementara dari sisi lapangan usaha atau produksi sebanyak 841 indikator. Jika digabung, totalnya mencapai 3.500-an indikator yang dikumpulkan secara serempak di seluruh Indonesia. Jadi, PDB itu pada dasarnya adalah bagaimana kami mencatat nilai tambah yang tercipta akibat produksi barang dan jasa di suatu wilayah," ujar Amalia dalam Podcast The Fundamentals di akun YouTube IDX Channel, dikutip Selasa (26/5/2026).

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement