AALI
8450
ABBA
224
ABDA
6050
ABMM
4310
ACES
620
ACST
188
ACST-R
0
ADES
7325
ADHI
740
ADMF
8275
ADMG
166
ADRO
4180
AGAR
296
AGII
2210
AGRO
595
AGRO-R
0
AGRS
93
AHAP
100
AIMS
240
AIMS-W
0
AISA
176
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1590
AKRA
1420
AKSI
320
ALDO
665
ALKA
290
ALMI
390
ALTO
169
Market Watch
Last updated : 2022/10/06 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
535.75
0.23%
+1.21
IHSG
7086.92
0.16%
+11.54
LQ45
1013.34
0.17%
+1.71
HSI
18081.99
-0.03%
-5.98
N225
27374.78
0.94%
+254.25
NYSE
14262.03
-0.4%
-57.47
Kurs
HKD/IDR 1,934
USD/IDR 15,192
Emas
841,825 / gram

Ekspor Jatim Turun 1,48 Persen di Juli 2022

ECONOMICS
Lukman Hakim
Selasa, 16 Agustus 2022 07:20 WIB
BPS mencatat kinerja ekspor Jawa Timur (Jatim) pada Juli 2022 turun 1,48 persen dibandingkan Juni 2022 yakni dari USD2,03 miliar menjadi USD 2,00 miliar. 
Ekspor Jatim Turun 1,48 Persen di Juli 2022 (FOTO: MNC Media)
Ekspor Jatim Turun 1,48 Persen di Juli 2022 (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kinerja ekspor Jawa Timur (Jatim) pada Juli 2022 turun 1,48 persen dibandingkan Juni 2022 yakni dari USD2,03 miliar menjadi USD 2,00 miliar. 

Sementara dibandingkan Juli 2021, nilai ekspor mengalami kenaikan sebesar 11,97 persen. Penurunan nilai ekspor dibanding bulan Juli 2022 akibat turunnya kinerja ekspor migas.

Apabila dibandingkan bulan Juni 2022, ekspor sektor nonmigas naik sebesar 1,39 persen, yaitu dari USD 1,90 miliar menjadi USD 1,93 miliar. Nilai ekspor sektor nonmigas tersebut berkontribusi 96,34 persen dari total ekspor bulan Juli 2022. Dibandingkan Juli 2021, nilai ekspor sektor nonmigas mengalami kenaikan sebesar 11,93 persen.

Sedangkan nilai ekspor sektor migas pada bulan Juli 2022 turun sebesar 43,55 persen dibandingkan bulan sebelumnya, yaitu dari USD 129,69 juta menjadi USD 73,20 juta. Kontribusi ekspor sektor migas sebesar 3,66 persen total ekspor Jatim pada Juli 2022. 

"Jika dibandingkan dengan Juli 2021 nilai ekspor migas pada Juli 2022 naik sebesar 13,18 persen," kata Koordinator Fungsi Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, Umar Sjaifudin dalam rilisnya, Senin (15/8/2022). 

Pada bulan Juli 2022, ekspor nonmigas Jatim masih didominasi oleh sektor Industri dengan nilai ekspor mencapai USD 1,84 miliar. Angka itu setara dengan 92,17 persen dari total ekspor. Sementara itu, ekspor sektor pertanian berada di urutan berikutnya dengan nilai ekspor mencapai USD 73,80 juta yang menyumbang peranan sebesar 3,69 persen. 

"Ekspor sektor migas berkontribusi 3,66 persen atau senilai USD 73,20 juta. Ekspor pertambangan dan lainnya menjadi sektor terkecil dengan nilai mencapai USD 9,58 juta dengan kontribusi sebesar 0,48 persen," tandas Umar. 

Berdasarkan negara tujuan utama ekspor nonmigas, Tiongkok masih menjadi negara tujuan utama ekspor pada Juli 2022 dengan nilai USD 286,60 juta. Jumlah itu setara 14,87 persen dari total ekspor.  Disusul ke Jepang USD282,62 juta setara 14,66 persen dan Amerika Serikat sebesar USD 277,72 juta. 

Sedangkan ekspor nonmigas ke kawasan ASEAN sebesar USD408,11 juta. Tujuan utama ekspor ke ASEAN adalah ke Malaysia dengan kontribusi 10,14 persen dari total ekspor nonmigas. Sementara ekspor nonmigas ke negara Uni Eropa menyumbang 9,86 persen atau dengan nilai USD 189,96 juta. "Ekspor ke kawasan ini, dominan ke negara Belanda sebesar USD75,85 juta. Diikuti ekspor ke Jerman sebesar USD25,15 juta," tandas Umar. (RRD)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD