sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

El Nino Berisiko Ganggu Pasokan, BI Antisipasi Lonjakan Harga Pangan

Economics editor Anggie Ariesta
21/10/2026 19:11 WIB
Elnino berpotensi mengganggu produksi dan distribusi pangan, terutama beras, cabai, dan bawang merah.
El Nino Berisiko Ganggu Pasokan, BI Antisipasi Lonjakan Harga Pangan (Foto: iNews media Group)
El Nino Berisiko Ganggu Pasokan, BI Antisipasi Lonjakan Harga Pangan (Foto: iNews media Group)

IDXChannel - Bank Indonesia (BI) mewaspadai dampak El Nino terhadap pasokan dan harga pangan. Fenomena cuaca tersebut berpotensi mengganggu produksi dan distribusi pangan, terutama beras, cabai, dan bawang merah.

Deputi Gubernur BI Ricky Perdana Gozali mengatakan, bank sentral telah menghitung risiko El Nino terhadap perekonomian nasional. Jika berlangsung lama, gangguan pasokan berpotensi memengaruhi sejumlah wilayah, mulai dari Sulawesi, Maluku, Papua (Sulampua), Bali, Nusa Tenggara, hingga Sumatera.

“Komoditas yang paling rentan adalah beras, kemudian cabai dan bawang merah,” ujar Ricky dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI periode Oktober 2026 di Gedung Thamrin, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Untuk menekan gejolak harga dalam jangka pendek, BI memperkuat pasokan pangan melalui Kerja Sama Antardaerah (KAD), fasilitasi biaya distribusi, operasi pasar, dan gerakan pasar murah.

Langkah tersebut bertujuan mempercepat distribusi pangan dari daerah surplus ke daerah yang mengalami kekurangan pasokan, terutama untuk komoditas beras, cabai, dan bawang merah.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement