AALI
9800
ABBA
188
ABDA
0
ABMM
2360
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7375
ADHI
815
ADMF
8100
ADMG
177
ADRO
2970
AGAR
318
AGII
1950
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1640
AKRA
1060
AKSI
294
ALDO
855
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
228
Market Watch
Last updated : 2022/06/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.03
0.56%
+3.01
IHSG
7042.94
0.64%
+44.67
LQ45
1018.99
0.57%
+5.77
HSI
21719.06
2.09%
+445.19
N225
26491.97
1.23%
+320.72
NYSE
14402.12
0.34%
+49.32
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,845
Emas
873,761 / gram

Erick Thohir: Pemerintah Belum Ada Rencana Naikkan Pertalite

ECONOMICS
Suparjo Ramalan
Rabu, 18 Mei 2022 18:25 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan sampai saat ini pemerintah belum ada rencana untuk menaikkan harga Pertalite atau bensin RON 90.
Erick Thohir: Pemerintah Belum Ada Rencana Naikkan Pertalite (FOTO: MNC Media)
Erick Thohir: Pemerintah Belum Ada Rencana Naikkan Pertalite (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan sampai saat ini pemerintah belum ada rencana untuk menaikkan harga Pertalite atau bensin RON 90. Walaupun, saat ini harga minyak mentah dunia telah menembus USD140 per barel.

Erick menyebut pemerintah akan mengambil posisi strategis untuk mengantisipasi dampak dari kenaikan harga minyak mentah dunia. Hanya saja, saat ini pemerintah melalui Pertamina belum berencana menaikan harga BBM RON 90 tersebut. 

Posisi strategis ini termasuk menjaga keuangan negara atau Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), lantaran Pertalite masih disubsidi pemerintah. 

"Pertalite sekarang 7.000-an, belum ada rencana pemerintah melakukan, tapi pemerintah juga belum ada rencana, pemerintah melakukan, tapi pemerintah juga sekarang sedang menjaga keuangan negara," ungkap Erick saat ditemui wartawan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Rabu (18/5/2022). 
 
Erick pun membandingkan harga BBM di Indonesia dan beberapa negara di dunia. Menurutnya, harga BBM jenis tertentu di luar negeri mengikuti harga keekonomian atau harga pasar negara setempat. Sementara, Indonesia masih di bawah harga pasar untuk BBM jenis Pertamax yakni Rp12.000 per liter. 

"Kita bicara mengenai BBM, kalo kita lihat BBM di luar negeri harganya berapa? Udah Rp60.000, macam-macam, ada Rp50.000, makanya harganya pertamax dinaikkan itupun di bawah harga pasar, yang lainnya Rp16.000, ini cuma Rp12.000 (Pertamax) jadi uda ada di situ komponen subsidi maupun yang mampu," ungkap dia. 

Sebelumnya, Pjs Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting mencatat kebijakan penyesuaian harga Pertalite merupakan kebijakan pemerintah. 

Irto tidak ingin berspekulasi terkait penyesuaian harga BBM inj. Pihaknya juga menolak berkomentar ketika ditanya apakah sudah ada diskusi kenaikan harga di internal Pertamina atau belum.

"Kita ikut sesuai arahan dari Pemerintah," ucapnya. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD