AALI
8300
ABBA
226
ABDA
7050
ABMM
840
ACES
1370
ACST
240
ACST-R
0
ADES
1970
ADHI
970
ADMF
8175
ADMG
166
ADRO
1310
AGAR
380
AGII
1095
AGRO
1095
AGRO-R
0
AGRS
426
AHAP
66
AIMS
352
AIMS-W
0
AISA
228
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3230
AKSI
480
ALDO
925
ALKA
246
ALMI
250
ALTO
380
Market Watch
Last updated : 2021/06/15 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
478.24
-0.14%
-0.66
IHSG
6089.04
0.14%
+8.65
LQ45
895.20
-0.08%
-0.70
HSI
28638.53
-0.71%
-203.60
N225
29441.30
0.96%
+279.50
NYSE
16662.42
-0.2%
-32.51
Kurs
HKD/IDR 1,830
USD/IDR 14,220
Emas
853,049 / gram

Erick Tunjuk Agus Candra Sebagai Plt Dirut Kimia Farma Diagnostik (KFD)

ECONOMICS
Suparjo Ramalan/Sindonews
Minggu, 16 Mei 2021 19:19 WIB
Erick pun mengangkat Agus Candra sebagai Plt direktur utama Kimia Farma diagnostik.
Erick Tunjuk Agus Candra Sebagai Plt Dirut Kimia Farma Diagnostik (KFD) (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, baru saja menetapkan Pelaksana Tugas (Plt) PT Kimia Farma Diagnostika (Persero) atau KFD. Penetapan tersebut usai pemegang saham memecat seluruh dewan direksi perseroan plat merah tersebut.  

Erick pun mengangkat Agus Candra sebagai Plt direktur utama Kimia Farma diagnostik. Dia menggantikan Adil Fadilah Bulqini yang sudah diberhentikan. Sementara itu, Abdul Aziz diangkat sebagai direktur.  

Kementerian BUMN memastikan, pengangkatan dewan direksi secara definitif akan diumumkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Meski begitu, jadwal pelaksanaan RUPS belum disampaikan.  

"Plt direktur utama PT Kimia Farma diagnostik Agus Candra. (Sementara) Plt direktur Abdul aziz. Plt itu sampai ada penetapan di RUPS perusahaan, penetapan definitif," ujar Pihak Kementerian BUMN kepada wartawan, Minggu (16/5/2021).  

Pemegang saham sendiri sudah mengeluarkan surat keputusan perihal pemecatan seluruh Dewan Direksi KFD. Langkah itu diambil sebagai tindak lanjut atas kasus penggunaan antigen bekas yang terjadi di Bandara Internasional Kualanamu, Medan, Sumatera Utara, beberapa waktu lalu. 

Erick mencatat, apa yang terjadi di Kualanamu adalah persoalan yang mesti direspons secara profesional dan serius. Setelah melakukan penilaian secara terukur dan berlandaskan semangat good corporate governance, maka langkah tegas pun diambil. 

"Setelah melakukan pengkajian secara komprehensif, langkah (pemberhentian) ini mesti diambil. Selanjutnya, hal yang menyangkut hukum merupakan ranah dari aparat yang berwenang," ujar Erick.  

Salah satu pejabat KFD adalah Adil Fadilah Bulqini. Adil sendiri diangkat sebagai Dirut KFD melalui RUPS yang digelar pada 12 Maret 2015. 

Adil berhasil meraih gelar Magister Manajemen pada 2012 lalu. Sebelumnya, dia menempuh Pendidikan Profesi Apoteker dan selesai di tahun 1996 di Universitas Padjadjaran Bandung. 

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD