Market Watch
Last updated : 16:15 WIB 31/05/2023

Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes

Major Indexes
  • IHSG
  • 6,633.26
  • -3.16
  • -0.05%
  • LQ45
  • 949.67
  • +6.57
  • +0.7%
  • IDX30
  • 494.61
  • +4.07
  • +0.83%
  • JII
  • 530.52
  • -7.10
  • -1.32%
  • HSI
  • 18,949.94
  • +733.03
  • +4.02%
  • NYSE
  • 15,031.08
  • +143.94
  • +0.97%
  • STI
  • 3,166.30
  • +7.50
  • +0.24%
Currencies
  • USD-IDR
  • 14,990
  • 0.00%
  • 0
  • HKD-IDR
  • 7
  • 0.00%
  • 0
Commodities
  • Emas
  • 943,493
  • -0.08%
  • -786
  • Minyak
  • 1,028,614
  • -1.21%
  • -12,592

ESDM Bagikan 100 Paket Konversi LPG ke Petani di Gresik

Economics
Oktiani Endarwati
15/12/2021 18:56 WIB
Kementerian ESDM memberikan 100 paket konversi LPG kepada para petani di Balai Desa Munggugianti, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik.
ESDM Bagikan 100 Paket Konversi LPG ke Petani di Gresik (FOTO: MNC Media)
ESDM Bagikan 100 Paket Konversi LPG ke Petani di Gresik (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan 100 paket konversi LPG kepada para petani di Balai Desa Munggugianti, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik.

Koordinator Pengawasan Infrastruktur Migas Dirjen Migas, Erikson Simanjuntak mengatakan, program konversi BBM ke LPG 3 kg sudah dilakukan semenjak tahun 2016.

"Kami bersama Pertamina telah melakukan program tersebut semenjak 5 tahun lalu dan ditujukan kepada para nelayan dan petani di seluruh Indonesia untuk dapat menikmati program subsidi LPG 3 kg dari pemerintah," ujar Erikson di Jakarta, Rabu (15/12/2021).

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Deden Mochammad Idhani mengatakan, Pertamina akan memenuhi kebutuhan stok LPG 3 kg kepada para petani yang diberikan paket konversi tersebut. Pada tahun 2021 ini ditargetkan sebanyak 3.546 paket konversi tersalurkan di Jawa Timur. 

"Sebagai BUMN yang ditunjuk untuk menyediakan LPG 3 kg bersubsidi, Pertamina melalui Sub Holding Commercial & Trading yaitu Pertamina Patra Niaga tentunya akan memenuhi kebutuhan stok LPG tersebut. Terlebih, LPG 3 kg merupakan produk bersubsidi dan para petani merupakan salah satu objek pemberian subsidi oleh pemerintah," ungkap Deden. 

Terkait ketersediaan LPG sebagai bahan bakar utama, Deden menambahkan, bahwa saat ini Pertamina Patra Niaga juga terus memperluas jangkauan program One Village One Outlet (OVOO), yakni pemerataan pangkalan LPG 3 Kg yang menyasar tersedianya satu pangkalan di setiap desa atau kelurahan. 

"Harapannya program konversi dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan sehingga dapat memberikan manfaat besar bagi nelayan dan petani di Indonesia," tutup Deden. (RAMA)

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis IDX Channel tidak terlibat dalam materi konten ini.