AALI
9825
ABBA
390
ABDA
0
ABMM
1435
ACES
1240
ACST
234
ACST-R
0
ADES
2970
ADHI
1040
ADMF
7700
ADMG
196
ADRO
1870
AGAR
320
AGII
1485
AGRO
2080
AGRO-R
0
AGRS
179
AHAP
76
AIMS
460
AIMS-W
0
AISA
204
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
890
AKRA
4180
AKSI
414
ALDO
965
ALKA
242
ALMI
246
ALTO
272
Market Watch
Last updated : 2021/12/06 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
505.49
0.72%
+3.62
IHSG
6573.41
0.53%
+34.91
LQ45
945.70
0.72%
+6.77
HSI
23444.23
-1.36%
-322.46
N225
27922.34
-0.38%
-107.23
NYSE
16347.87
-0.77%
-127.38
Kurs
HKD/IDR 1,847
USD/IDR 14,395
Emas
827,268 / gram

Wapres Dorong BPD yang Siap Dikonversi Jadi Bank Syariah

SYARIAH
Dita Angga Rusiana
Selasa, 09 November 2021 13:25 WIB
Wapres Maruf Amin mendorong BPD yang telah siap agar dikonversi menjadi bank syariah.
Wapres Dorong BPD yang Siap Dikonversi Jadi Bank Syariah (Dok.MNC Media)
Wapres Dorong BPD yang Siap Dikonversi Jadi Bank Syariah (Dok.MNC Media)

IDXChannel - Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin mengatakan bahwa peran Bank Syariah harus terus ditingkatkan. Hal ini agar bank lebih mampu melayani transaksi besar dan bertaraf global.

Hal ini mengingat industri halal yang dibangun saat ini tidak hanya memenuhi kebutuhan dalam negeri tetapi juga berorientasi pada pasar global.

“Tentunya tanpa melupakan pembiayaan para pelaku usaha domestik, khususnya pelaku UMKM. Salah satu upaya yang telah dilakukan adalah menggabungkan tiga bank syariah milik Himbara menjadi Bank Syariah Indonesia,” katanya saat menyampaikan Keynote Speech di acara The 2021 Sebelas Maret International Conference on Islamic Economics secara virtual, Selasa (9/11/2021).

Selain itu dia juga mendorong bank-bank pembangunan daerah (BPD) yang telah siap agar dikonversi menjadi bank syariah. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan pembiayaan syariah.

“Upaya penguatan bank syariah dilakukan dengan mendorong bank-bank pembangunan daerah (BPD) yang telah siap untuk dikonversi menjadi bank syariah, disamping unit-unit syariah yang ada pada BPD. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan pembiayaan syariah oleh bank syariah, baik yang sifatnya bank umum maupun bank daerah,” tuturnya.

Maruf menyebut bahwa bank syariah memiliki peran strategis untuk mencapai cita-cita Indonesia menjadi pusat keuangan syariah dunia. Dalam hal ini bank syariah merupakan pilar penting dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah lainnya. Khususnya dalam industri produk halal dan perluasan usaha syariah.

“Bank syariah di masa depan setidaknya memiliki tiga peran penting. Pertama, memfasilitasi permodalan kepada pelaku yang bergerak di industri produk halal. Yang kedua, memberikan akses kepada seluruh pelaku bisnis, baik yang besar, menengah, maupun yang kecil. Dan yang ketiga, dapat melayani transaksi besar dan bertaraf global,” tuturnya. 

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD