AALI
9300
ABBA
290
ABDA
0
ABMM
2460
ACES
745
ACST
184
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
800
ADMF
8175
ADMG
176
ADRO
3250
AGAR
298
AGII
2250
AGRO
770
AGRO-R
0
AGRS
111
AHAP
100
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
158
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1555
AKRA
1185
AKSI
280
ALDO
730
ALKA
292
ALMI
308
ALTO
192
Market Watch
Last updated : 2022/08/19 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.69
-0.42%
-2.31
IHSG
7172.43
-0.2%
-14.12
LQ45
1022.99
-0.33%
-3.35
HSI
19773.03
0.05%
+9.12
N225
28930.33
-0.04%
-11.81
NYSE
0.00
-100%
-15734.11
Kurs
HKD/IDR 180
USD/IDR 14,820
Emas
835,878 / gram

Gaikindo Sebut Indonesia Jadi Pabrik Otomotif Utama di Asean

ECONOMICS
Azfar Muhammad
Selasa, 16 November 2021 13:10 WIB
Sektor industri Indonesia menjadi fasilitas produksi utama otomotif di Kawasan Asia Tenggara atau Asean.
Gaikindo Sebut Indonesia Jadi Pabrik Otomotif Utama di Asean (FOTO:MNC Media)
Gaikindo Sebut Indonesia Jadi Pabrik Otomotif Utama di Asean (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Gaikindo International Auto Show (GIIAS) menggelar konferensi otomotif atau The 15th GAIKINDO International Automotive Conference (GIAC) dengan tema Automotive Industries, The Wheels to Move, Selasa (14/11/2021). 

Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi mengatakan sektor industri Indonesia menjadi fasilitas produksi utama otomotif di Kawasan Asia Tenggara atau Asean

“Indonesia sebagai important marke (pasar penting) terutama Indonesia menjadi  Pabrik Otomotif terbesar di Asean dan indonesia akhir ini telah me-leading sektor otomotif industry di Asia tenggara,” kata Yohannes Nangoi dalam Sambutan  Konferensi GIIAS Secara Virtual, Selasa (16/11/2021).  

Sebanyak kurang lebih 1 juta mobil dari berbagai merek diproduksi dari perusahaan otomotif terampil dalam negeri, merek-merek itu telah berhasil mengangkat pasar otomotif Indonesia menjadi terbesar di Asean. 

“Indonesia memiliki jump capacity untuk mendukung produksi eksport khsususnya  memberikan kontribusi terhadap komonditas non oil dan migas. Bahkan kinerja ekspor industri otomotif masuk ke dalam 10 besar komoditas penyumbang surplus neraca dagang di sektor nonmigas,” ujarnya.  

Yohannes mengatakan, industri dalam negeri masih mampu memproduksi kendaraan untuk memenuhi kebutuhan pasar internasional. 

Dengan teknologi otomotif Kedepan, pemerintah telah mendukung dan menyesuaikan berbagai kemajuan regulasi industri  termasuk emisi yang disosialisasikan melalui pameran GIIAS 2021.  

“Dalam GIIAS 201 banyak segala sesuatu dalam industri otomotif dipromosikan ditampilkan dengan berbagai keanekaragamnya, dan saya percaya di mana event (konferensi dan giias) ini  untuk industri otomotif banyak memajukan kemajuan teknologi kedepan dengan berbagai event dan seminar,” tandasnya. 

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD