sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Gapki Prediksi Produksi CPO RI Cuma Naik Tipis 1-2 Persen di 2026

Economics editor Dhera Arizona Pratiwi
13/03/2026 17:50 WIB
Gapki memprediksi produksi minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) hanya mengalami kenaikan 1-2 persen pada 2026.
Gapki Prediksi Produksi CPO RI Cuma Naik Tipis 1-2 Persen di 2026. (Foto Istimewa)
Gapki Prediksi Produksi CPO RI Cuma Naik Tipis 1-2 Persen di 2026. (Foto Istimewa)

Kemudian, konsumsi dalam negeri diprediksi relatif sama dengan 2025, terutama karena di 2025 pemerintah tidak menaikkan bauran biodiesel (B40).

"Sampai hari ini masih B40, sehingga kemungkinan juga masih sama dengan tahun lalu serapannya, 13-14 juta. Tetapi katanya (pemerintah) mau B50. Nah ini tentunya akan terdampak lagi. Kalau B50 diterapkan, ya volume ekspor akan menurun. Mudah-mudahan tidak terjadi, karena kita kemarin sudah komit adalah B40," katanya.

Selanjutnya, masih kata Hadi, ekspor diprediksi akan relatif sama dengan 2025. Data Gapki mencatat volume ekspor CPO nasional sepanjang 2025 tumbuh 9,5 persen menjadi 32,3 juta ton, dari 29,5 juta ton di 2024.

Menurut dia, permintaan volume ekspor yang kuat didorong oleh harga minyak sawit yang relatif leih rendah dari minyak nabati lainnya.

"Jadi tahun 2026 kita masih optimistis ada pertumbuhan meskipun tipis ya. Dibanding tahun 2005," kata dia.

"Prediksi harga minyak sawit dalam jangka penddek hingga kuartal I-2026 akan tetap tinggi, berada pada kisaran USD1.050-USD1.125 per ton," ujar Hadi.

(Dhera Arizona)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement