AALI
9425
ABBA
276
ABDA
0
ABMM
2440
ACES
740
ACST
190
ACST-R
0
ADES
6150
ADHI
790
ADMF
8175
ADMG
174
ADRO
3190
AGAR
314
AGII
2300
AGRO
830
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
95
AIMS
280
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1575
AKRA
1190
AKSI
274
ALDO
755
ALKA
288
ALMI
298
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/12 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
538.68
-0.69%
-3.72
IHSG
7129.28
-0.43%
-31.11
LQ45
1012.04
-0.62%
-6.29
HSI
20175.62
0.46%
+93.19
N225
28546.98
2.62%
+727.65
NYSE
15602.93
0.32%
+50.23
Kurs
HKD/IDR 205
USD/IDR 14,795
Emas
850,422 / gram

Gawat! 233.370 Hewan Ternak Terpapar PMK

ECONOMICS
Jonathan Simanjuntak/MPI
Sabtu, 02 Juli 2022 19:15 WIB
BNPB mencatat sudah ada 233.370 hewan ternak terjangkit virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang tersebar di 22 provinsi.
Gawat! 233.370 Hewan Ternak Terpapar PMK (FOTO: MNC Media)
Gawat! 233.370 Hewan Ternak Terpapar PMK (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sudah ada 233.370 hewan ternak terjangkit virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang tersebar di 22 provinsi. Hal ini membuat BNPB menyatakan wabah PMK status darurat.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan angka tersebut didapatkan per Jumat (1/7) kemarin. Hal tersebut juga berdasarkan catatan Isikhnas Kementerian Pertanian (Kementan).

“Saat penetapan status keadaan tertentu darurat PMK pada hewan ternak, angka penularan PMK per Jumat (1/7) pukul 12.00 WIB telah mencapai 233.370 kasus aktif yang tersebar di 246 wilayah kabupaten/kota di 22 provinsi, menurut data dari Isikhnas Kementan,” kata Abdul Muhari dalam keterangan resminya, Sabtu (2/7/2022).

Abdul Muhari memaparkan kasus tertinggi hewan terpapar adalah di Jawa Timur dengan kasus aktif 133.460 kasus, dilanjutkan provinsi dengan kasus tertinggi kedua yaitu Nusa Tenggara Barat dengan kasus aktif 48.246.

Sementara di tempat ketiga provinsi Jawa Tengah terdapat adanya 33.178 kasus, kemudian di Aceh dengan jumlah 32.330 kasus dan Jawa Barat 32.178 kasus.

“Berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan PMK, jumlah total akumulasi kasus meliputi 312.053 ekor hewan ternak yang sakit, 73.119 ekor hewan ternak dinyatakan sembuh, 3.839 ekor hewan ternak dipotong bersyarat dan sebanyak 1.726 ekor hewan ternak mati karena PMK,” tuturnya.

Sebagai bentuk upaya penanganan darurat wabah PMK, pemerintah terus meningkatkan percepatan pelaksanaan vaksinasi untuk hewan ternak guna meningkatkan kekebalan dan mencegah terjadinya kematian. Adapun jumlah hewan ternak yang telah divaksin telah mencapai 169.782 ekor. (RRD)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD