Sayangnya, pertumbuhan talenta tidak dapat secara penuh menjawab kebutuhan industri. Oleh karena itu, Indonesia E-Commerce Hub, KUPU, dan President University membangun solusi berupa program yang dinamakan Talent Supply.
"Saat kebiasaan konsumen berubah, bisnis harus bisa merangkul keragaman dan membentuk pipeline talenta untuk tetap relevan di era digital," ujar Chief Executive Officer Indonesia E-Commerce Hub, James Tulus Haider, yang juga menjadi salah satu pembicara dalam acara ini.
Selain itu, menurut James, Indonesia juga semakin dekat dengan fenomena digitalisasi pasar seperti e-commerce yang semakin populer.
"E-commerce juga menawarkan metode unik seperti live streaming dan short video yang mengubah cara orang berbelanja di era digital yang memungkinkan penjual dan pembeli untuk berinteraksi secara langsung," tegas James. (TSA)