AALI
9425
ABBA
276
ABDA
0
ABMM
2440
ACES
740
ACST
190
ACST-R
0
ADES
6150
ADHI
790
ADMF
8175
ADMG
174
ADRO
3190
AGAR
314
AGII
2300
AGRO
830
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
95
AIMS
280
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1575
AKRA
1190
AKSI
274
ALDO
755
ALKA
288
ALMI
298
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/12 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
538.68
-0.69%
-3.72
IHSG
7129.28
-0.43%
-31.11
LQ45
1012.04
-0.62%
-6.29
HSI
20175.62
0.46%
+93.19
N225
28546.98
2.62%
+727.65
NYSE
15602.93
0.32%
+50.23
Kurs
HKD/IDR 205
USD/IDR 14,795
Emas
850,422 / gram

Hampir Sentuh Angka 2.000, Kemenkes: Positivy Rate Covid-19 Masih Di bawah Lima Persen

ECONOMICS
Dimas Choirul
Sabtu, 25 Juni 2022 10:15 WIB
Kemenkes menyampaikan kasus konfirmasi harian Covid-19 per 23 Juni 2022 mencapai 1.907 kasus.
Kemenkes menyampaikan kasus konfirmasi harian Covid-19 per 23 Juni 2022 mencapai 1.907 kasus.
Kemenkes menyampaikan kasus konfirmasi harian Covid-19 per 23 Juni 2022 mencapai 1.907 kasus.

IDXChannel - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyampaikan kasus konfirmasi harian Covid-19 per 23 Juni 2022 mencapai 1.907 kasus. Meski penambahan kasus itu tergolong tinggi, namun positivity rate masih rendah di bawah 5%.

"Hal tersebut dapat dilihat dari angka positivity rate yang masih rendah, hari ini yakni 3,93%," kata Juru Bicara Kementerian Kesehatan Mohammad Syahril pada konferensi pers secara virtual di Jakarta, Jumat (24/6).

Dari 1.907 kasus harian itu ada 143 kasus sub varian BA.4 dan BA.5. Sebaran kasus terbanyak ada di DKI Jakarta 98 kasus, diikuti Jawa Barat 29 kasus, Banten 13 kasus, dan Bali 3 kasus.

Pasien yang bergejala ada 38 orang dengan gejala ringan, 9 orang tidak bergejala, dan sisanya 96 orang belum ada data. “Dari pasien yang bergejala ringan hanya ada 1 pasien di DKI Jakarta yang dikategorikan bergejala sedang karena ada sesak napas. Namun saat ini pasien sudah selesai dirawat dan sembuh,” kata Syahril.

Syahril menjelaskan, tren kasus harian dan positivity rate nasional dari tanggal 1-23 Juni 2022 mengalami fluktuasi. Meski demikian, hal tersebut menjadi bahan evaluasi pihaknya untuk tetap meningkatkan kewaspadaan.

“Khusus untuk Covid-19 kita masih dalam status pandemi walaupun terkendali dan saat ini adanya kenaikan kasus walaupun positivity rate masih di bawah 5%, kemudian angka kematiannya di bawah 3%. Tetap harus waspada bagaimana kita melakukan pengetatan, disiplin protokol kesehatan, PHBS, dan juga vaksinasi,” pungkasnya.

(NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD