AALI
8825
ABBA
238
ABDA
6025
ABMM
4370
ACES
625
ACST
197
ACST-R
0
ADES
7100
ADHI
760
ADMF
8425
ADMG
167
ADRO
3890
AGAR
302
AGII
2370
AGRO
620
AGRO-R
0
AGRS
102
AHAP
105
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
147
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1585
AKRA
1315
AKSI
330
ALDO
700
ALKA
298
ALMI
398
ALTO
172
Market Watch
Last updated : 2022/09/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
534.83
-1.31%
-7.08
IHSG
7085.34
-1.3%
-93.25
LQ45
1012.68
-1.26%
-12.95
HSI
18025.82
0.52%
+92.55
N225
26619.53
-1.97%
-534.30
NYSE
13796.99
-2.26%
-319.60
Kurs
HKD/IDR 1,914
USD/IDR 15,031
Emas
792,736 / gram

Harga BBM Bakal Naik dalam Waktu Dekat, Ini Tanggapan Sri Mulyani

ECONOMICS
Ikhsan Permana SP/MPI
Sabtu, 13 Agustus 2022 04:54 WIB
Sri Mulyani menyebut ada beberapa indikator untuk mengukur kapasitas anggaran subsidi energi dalam menjaga kestabilan harga.
Harga BBM Bakal Naik dalam Waktu Dekat, Ini Tanggapan Sri Mulyani (FOTO:MNC Media)
Harga BBM Bakal Naik dalam Waktu Dekat, Ini Tanggapan Sri Mulyani (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Kementerian Keuangan terus memperhatikan beberapa hal dalam menentukan anggaran subsidi energi. Selama ini subsidi menjadi penopang utama untuk menjaga harga bahan bakar minyak (BBM).

Hal itu ia ungkapkan Menteri Keuangan (Kemenkeu), Sri Mulyani saat menerima pertanyaan terkait kekhawatiran akan potensi kenaikan harga BBM. 

Sebab Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa masyarakat harus siap jika harga BBM naik dalam waktu dekat. Sri Mulyani menyebut ada beberapa indikator untuk mengukur kapasitas anggaran subsidi energi dalam menjaga kestabilan harga. Namun ia tidak menyinggung terkait potensi kenaikan harga BBM.

APBN subsidi dan lain lain kita sampaikan waktu itu, jadi nanti kita lihat volume, harga, nilai tukar, itu mempengaruhi, tapi kita akan lihat perkembangan yang ada di dunia,” kata Sri Mulyani kepada wartawan setelah menghadiri acara UMKM Week di Kantor Pusat Bea Cukai, Jakarta, Jumat (12/8/2022).

Namun ia mengungkapkan bahwa volume konsumsi BBM sangatlah tinggi bahkan melebihi asumsi pemerintah saat menambah anggaran subsidi energi. Ia menyatakan bahwa pihaknya sudah menggelontorkan anggaran subsidi energi hingga Rp520 triliun pada tahun ini.

“Tapi memang volume sangat melebihi kalau dibiarkan, jadi ini nanti pasti akan menimbulkan suatu persoalan mengenai berapa jumlah subsidi yang harus disediakan dari tambahan,” terangnya.

Sebelumnya, pada kesempatan terpisah, Menteri Bahlil mengatakan rakyat harus siap jika harga BBM naik dalam waktu dekat. 

Menurut dia, APBN tak bisa terus menanggung subsidi energi yang besar, di tengah kondisi harga minyak dunia yang tengah melonjak akibat dampak Perang Rusia-Ukraina dan tingginya permintaan seiring melandaikan pandemi Covid-19.

"Sampai kapan APBN kita kuat menghadapi subsidi yang begitu tinggi, rasa-rasanya sih untuk menahan terus dengan harga BBM sekarang, feeling saya, kita harus siap siap," pungkasnya.

(SAN)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD