sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Harga Gas Industri Naik, ESDM Bakal Evaluasi Hulu Produksi Gas 

Economics editor Iqbal Dwi Purnama
26/06/2026 16:52 WIB
Kementerian ESDM berjanji menurunkan harga gas alam cair (Liquified Natural Gas atau LNG) yang membebani industri.
Kementerian ESDM berjanji menurunkan harga gas alam cair (Liquified Natural Gas atau LNG) yang membebani industri. (Foto: iNews Media/Iqbal Dwi Purnama)
Kementerian ESDM berjanji menurunkan harga gas alam cair (Liquified Natural Gas atau LNG) yang membebani industri. (Foto: iNews Media/Iqbal Dwi Purnama)

Selama ini, pelaku usaha yang masuk dalam HGBT seperti keramik dan kaca memanfaatkan gas alam dari dua sumber, yakni gas pipa dan LNG. Laode tak menyebut harga LNG saat ini. "Saya tidak ingin menyebut angkanya, tapi intinya itu memberatkan bagi industri," katanya.

Dia menerangkan, harga LNG dipengaruhi banyak faktor mulai dari biaya transportasi, penyimpanan gas, hingga biaya regasifikasi. Selain itu, kondisi geopolitik terutama akibat perang di Timur Tengah sangat memengaruhi harga LNG sebagai substitusi minyak mentah (crude oil)

"Kan harga (LNG) ini juga dipengaruhi oleh crude, karena situasi dinamika global. Jadi ya formulanya link (berhubungan) dengan kenaikan global, harga gas itu pun juga naik yang LNG. Seperti itu," katanya.

Sejalan dengan itu, pemerintah juga akan melakukan pemutakhiran data kebutuhan dan pasokan gas industri yang ada. Laode berharap ke depan tidak ada lagi industri yang mengaku kekurangan pasokan gas industri lewat skema HGBT.

"Jadi di situ kita sudah bisa dapat gambaran dari awal bahwa ini cukup atau berapa. Jadi jangan sudah terjadi kekurangan baru industrinya melakukan klaim bahwa, 'Oh ini kita kekurangan HGBT nih,' padahal belum tentu seperti itu kenyataannya," katanya.

(Rahmat Fiansyah)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement