AALI
9800
ABBA
188
ABDA
0
ABMM
2360
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7375
ADHI
815
ADMF
8100
ADMG
177
ADRO
2970
AGAR
318
AGII
1950
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1640
AKRA
1060
AKSI
294
ALDO
855
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
228
Market Watch
Last updated : 2022/06/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.03
0.56%
+3.01
IHSG
7042.94
0.64%
+44.67
LQ45
1018.99
0.57%
+5.77
HSI
21719.06
2.09%
+445.19
N225
26491.97
1.23%
+320.72
NYSE
14402.12
0.34%
+49.32
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,845
Emas
873,761 / gram

Harga Minyak Goreng Masih Tinggi, DPR Sentil Pemerintah

ECONOMICS
Advenia Elisabeth/MPI
Senin, 10 Januari 2022 11:55 WIB
Lonjakan harga minyak goreng sudah berlangsung lama dan menjadi sorotan banyak pihak, tak terkecuali Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani.
Harga Minyak Goreng Masih Tinggi, DPR Sentil Pemerintah
Harga Minyak Goreng Masih Tinggi, DPR Sentil Pemerintah

IDXChannel - Lonjakan harga minyak goreng sudah berlangsung lama dan menjadi sorotan banyak pihak, tak terkecuali Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani.

Ia menilai, persoalan harga minyak goreng yang mahal menjadi ironi. Mengingat Indonesia merupakan salah satu negara penghasil minyak sawit terbesar di dunia. 

"Negara harus bisa memastikan rakyat dapat menikmati hasil bumi Tanah Airnya tanpa kesulitan,” ucapnya dalam keterangan pers dikutip Senin (10/1/2022).

Puan pun menyoroti bagaimana negara tetangga yakni Malaysia dapat memberikan subsidi minyak goreng untuk warganya dengan cukup baik. Pemerintah Negeri Jiran itu diketahui menetapkan harga minyak goreng bersubsidi senilai RM 2,5 atau sekitar Rp8.500 per kilogramnya untuk kemasan sederhana.

“Kita juga berharap agar Pemerintah bisa memberikan subsidi sebanyak-banyaknya untuk rakyat. Pemerintah harus mampu menstabilkan harga pangan. Dengan begitu, beban rakyat akan terbantu,” tutup perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu.

Lebih lanjut, Puan mendukung langkah anak usaha holding perkebunan, PT Industri Nabati Lestari (INL) yang tengah mengembangkan produksi turunan minyak sawit. 

INL sendiri mengeluarkan brand minyak goreng ekonomis seharga Rp14 ribu per liter, sesuai dengan harga acuan yang ditetapkan pemerintah.

Mantan Menko PMK ini menilai brand minyak goreng tersebut dapat menunjang kebijakan Pemerintah yang menargetkan 1,2 juta liter minyak goreng subsidi untuk menekan lonjakan harga. 

“Namun harus dipastikan minyak goreng kemasan ekonomis INL segera beredar di seluruh wilayah Indonesia, dan saya yakin brand ini tidak akan kalaih dengan merk-merk minyak goreng yang biasa ditemui di pasaran,” tutupnya.

(NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD