IDXChannel - Harga minyak naik pada Kamis (22/10/2026), didorong peningkatan ketegangan di Timur Tengah.
Dilansir dari CNA, berlanjutnya serangan oleh kelompok Houthi terhadap Arab Saudi mendorong Amerika Serikat (AS) untuk mengevakuasi sejumlah diplomatnya dari Negeri Petrodolar itu.
Harga minyak mentah Brent naik USD1,29, atau 1,2 persen, menjadi USD110,11 per barel pada pukul 00:34 GMT.
Sementara itu, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik 97 sen, atau 1 persen, menjadi USD98,12.
Houthi menyerang beberapa target di Arab Saudi pada Rabu. Setidaknya satu orang tewas dan delapan lainnya terluka dalam serangan terhadap bandara di Dammam. Dua orang tewas dalam serangan di sebuah ladang minyak.
Terkait konflik Iran-AS, setidaknya ada 18 serangan terhadap kapal-kapal di sekitar Selat Hormuz selama dua minggu terakhir, menurut data firma riset Kpler.
Sementara itu, Presiden Rusia Vladimir Putin menjamu Utusan Khusus AS Steve Witkoff di St Petersburg pada Rabu untuk pembicaraan tentang mengakhiri perang di Ukraina di tengah upaya terbaru Washington untuk menghentikan konflik paling berdarah di Eropa sejak Perang Dunia Kedua. (Wahyu Dwi Anggoro)