IDXChannel – Harga pangan nasional bergerak variatif pada Minggu (26/7/2026). Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia, sejumlah komoditas tercatat mengalami kenaikan, sementara beberapa komoditas lainnya justru turun.
Komoditas bawang merah mengalami penurunan harga sebesar 3,77 persen menjadi Rp42.150 per kilogram (kg). Sementara bawang putih turun 2,4 persen menjadi Rp42.700 per kg.
Untuk komoditas beras, beras kualitas bawah I masih bertahan di Rp14.750 per kg, sedangkan beras kualitas bawah II stabil di Rp14.550 per kg.
Adapun beras kualitas medium I naik 0,31 persen menjadi Rp16.400 per kg, diikuti beras kualitas medium II yang juga meningkat 0,31 persen menjadi Rp16.200 per kg. Selanjutnya, beras kualitas super I naik 0,28 persen menjadi Rp17.700 per kg, sedangkan beras kualitas super II tetap di Rp17.150 per kg.
Di kelompok cabai, cabai merah besar naik 1,48 persen menjadi Rp48.150 per kg. Sebaliknya, cabai merah keriting turun 0,54 persen menjadi Rp46.250 per kg, cabai rawit hijau turun 2,17 persen menjadi Rp51.850 per kg, dan cabai rawit merah merosot 4,98 persen menjadi Rp54.400 per kg.
Sementara itu, daging ayam ras segar naik 1,69 persen menjadi Rp39.100 per kg. Harga daging sapi kualitas I meningkat 0,2 persen menjadi Rp150.900 per kg, sedangkan daging sapi kualitas II naik 0,25 persen menjadi Rp141.900 per kg.
Untuk komoditas gula, gula pasir kualitas premium masih bertahan di Rp20.300 per kg, sementara gula pasir lokal tetap di Rp19.100 per kg.
Di sisi lain, minyak goreng curah turun 0,49 persen menjadi Rp20.450 per kg. Sementara minyak goreng kemasan bermerek I naik 0,41 persen menjadi Rp24.300 per liter, sedangkan minyak goreng kemasan bermerek II turun 0,21 persen menjadi Rp23.400 per liter.
Adapun telur ayam ras segar mengalami kenaikan harga 1,02 persen menjadi Rp29.600 per kg.
(Shifa Nurhaliza Putri)