AALI
9800
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
785
ACES
1485
ACST
300
ACST-R
0
ADES
1685
ADHI
1105
ADMF
8175
ADMG
165
ADRO
1180
AGAR
436
AGII
1100
AGRO
995
AGRO-R
0
AGRS
308
AHAP
73
AIMS
366
AIMS-W
0
AISA
296
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
488
AKRA
3120
AKSI
800
ALDO
795
ALKA
244
ALMI
244
ALTO
324
Market Watch
Last updated : 2021/04/21 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
475.19
-1.04%
-5.00
IHSG
5993.24
-0.75%
-45.08
LQ45
892.79
-1.08%
-9.77
HSI
28621.92
-1.76%
-513.81
N225
28508.55
-2.03%
-591.83
NYSE
0.00
-100%
-16107.56
Kurs
HKD/IDR 1,867
USD/IDR 14,505
Emas
832,144 / gram

Hary Tanoesoedibjo: Pangsa Pasar Produk Asuransi Masih Besar

ECONOMICS
Oktiani/Koran Sindo
Kamis, 08 April 2021 19:51 WIB
Pasar industri asuransi jiwa masih kecil, baru 17 juta jiwa dari jumlah penduduk Indonesia yang sebesar 270 juta jiwa.
Pasar industri asuransi jiwa masih kecil, baru 17 juta jiwa dari jumlah penduduk Indonesia yang sebesar 270 juta jiwa. (Foto; MNC Media)

IDXChannel - MNC Life kembali menyelenggarakan Champion Award Night (CAN) tahun 2021 secara virtual. Ajang ini merupakan bentuk apresiasi kepada para agen pemasaran MNC Life atas kerja kerasnya selama tahun 2020.

"Saya senang sekali dan mengucapkan selamat kepada para pemenang. Ini merupakan salah satu apresiasi dari MNC Life dan juga menjadi motivasi bagi yang lain untuk bisa berprestasi dikemudian hari," ujar Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo, Kamis (8/4/2021).

Hary melanjutkan, penetrasi pasar industri asuransi jiwa masih kecil, baru 17 juta jiwa dari jumlah penduduk Indonesia yang sebesar 270 juta jiwa. "Baru sekitar 6%. Jadi memang pasarnya sangat terbuka lebar," ungkapnya.

Dia menuturkan, industri asuransi tidak terlepas dari pertumbuhan jumlah penduduk. Jumlah penduduk Indonesia bertambah 3 juta sampai 4 juta jiwa setiap tahun, dengan mayoritas usianya produktif. "Jadi kalau penetrasi masih rendah tentunya potensi sangat tinggi, dan di Indonesia masih rendah," ungkapnya.

Pertumbuhan industri asuransi jiwa juga tidak terlepas dari pertumbuhan ekonomi. Saat ini pendapatan per kapita masyarakat Indonesia baru USD4.000 per tahun. Seiring dengan kenaikan pendapatan per kapita masyarakat, maka industri asuransi juga akan ikut bertumbuh.

"Jumlah kelas menengah ke bawah masih sangat besar. Artinya, ketika masyarakat menengah ke bawah ini kesejahteraan meningkat, tentunya ini akan mempercepat pertumbuhan dari industri asuransi jiwa," jelas Hary. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD