Hashim mengatakan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPL) mengedepankan proyek hijau dalam beberapa tahun ke depan. Proyek listrik hijau mulai dilakoni pemerintah dengan melibatkan kerja sama entitas negara dan korporasi.
"Ini komitmen yang kuat, meskipun itu bukan solusi berbasis alam, tetapi itu hijau, itu adalah, katakanlah, energi netral karbon. Sisanya akan disediakan oleh gas alam, yang saya pikir semua pihak menganggap ini sebagai bahan bakar transisi," tuturnya.
(Febrina Ratna Iskana)