IDXChannel – Tekanan jual investor asing dinilai masih berpotensi membayangi pergerakan pasar saham domestik, seiring pasar bersiap menghadapi agenda rebalancing indeks FTSE dalam waktu dekat.
Meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu bangkit dan ditutup menguat pada perdagangan Selasa (3/2/2026), analis menilai potensi penyesuaian portofolio oleh fund pasif berbasis indeks masih dapat memicu volatilitas arus dana asing.
IHSG rebound 2,52 persen ke level 8.122,60, ditopang penguatan saham-saham konglomerat berkapitalisasi besar, dengan nilai transaksi mencapai Rp29,28 triliun.
Sebanyak 677 saham menguat, 121 saham melemah, dan 160 saham stagnan.
Di sisi lain, investor asing kembali membukukan jual bersih (net sell) Rp760,05 miliar di pasar reguler. Padahal, pada perdagangan Senin (2/2), asing sempat mencatatkan beli bersih (net buy) Rp593 miliar.
Namun secara kumulatif, tekanan jual asing masih dominan. Dalam sepekan terakhir, asing mencatatkan net sell Rp13,27 triliun, sementara dalam sebulan terakhir mencapai Rp14,60 triliun, seiring pasar sempat tertekan tajam merespons negatif peringatan MSCI.