AALI
9725
ABBA
224
ABDA
0
ABMM
780
ACES
1480
ACST
280
ACST-R
0
ADES
1665
ADHI
1165
ADMF
8075
ADMG
167
ADRO
1185
AGAR
428
AGII
1095
AGRO
910
AGRO-R
0
AGRS
570
AHAP
71
AIMS
494
AIMS-W
0
AISA
274
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
585
AKRA
3240
AKSI
785
ALDO
870
ALKA
242
ALMI
236
ALTO
318
Market Watch
Last updated : 2021/05/07 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
468.07
-0.98%
-4.61
IHSG
5928.31
-0.7%
-41.93
LQ45
880.72
-0.93%
-8.22
HSI
28610.65
-0.09%
-26.81
N225
29357.82
0.09%
+26.45
NYSE
0.00
-100%
-16348.41
Kurs
HKD/IDR 1,838
USD/IDR 14,290
Emas
835,733 / gram

Hemat Subsidi LPG, PLN Lakukan Gerakan Pengunaan Satu Juta Kompor Listrik

ECONOMICS
Suparjo Ramalan/Sindonews
Rabu, 31 Maret 2021 19:49 WIB
Dengan mengalihkan kompor gas ke kompor listrik, pemerintah meyakini dapat menghemat subsidi LPG.
Hemat Subsidi LPG, PLN Lakukan Gerakan Pengunaan Satu Juta Kompor Listrik (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN akan melakukan gerakan penggunaan 1 juta kompor induksi atau listrik di masyarakat. Dengan mengalihkan kompor gas ke kompor listrik, pemerintah meyakini dapat menghemat subsidi LPG.  

Adapun gerakan ini akan mengkonversi penggunaan kompor berbahan Liquified Petroleum Gas (LPG). Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini mengungkapkan, dari data yang diperoleh pihaknya, konsumsi energi masyarakat Indonesia di dominasi oleh energi yang diimpor. 

Dimana, hal ini berimplikasi pada peningkatan impor gas yang nilainya kurang lebih Rp60 triliun dengan subsidi LPG yang mencapai Rp50 triliun per tahun. 

Padahal di sisi lain, cadangan energi listrik nasional mencapai 50 persen pada saat ini. Artinya energi dalam negeri dapat dioptimalkan untuk dimanfaatkan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Dengan begitu, Indonesia dapat mendorong peningkatan ketahanan energi nasional melalui penyerapan 50 persen cadangan energi listrik.  

"Kami mengajak segenap masyarakat untuk dapat beralih menggunakan kompor induksi atau kompor listrik. Kemudian menurut kami gerakan penggunaan kompor induksi ini secara tidak langsung mengatasi permasalahan subsidi LPG yang sangat sulit tepat sasaran," ujar dia, Rabu (31/3/2021).  

Saat ini PLN telah mencapai kesepakatan kerja sama dengan 9 BUMN bidang jasa konstruksi untuk mewujudkan kemandirian dan ketahanan energi nasional. Kesepakatan kerja sama juga dengan Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR tentang integrasi data pengguna listrik penerima fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan. 

Dengan tercapainya kesepakatan-kesepakatan tersebut, maka perseroan yakin dapat mendorong penggunaan perumahan-perumahan, unit apartemen yang sedang atau akan dibangun guna menciptakan kemudahan mitra kerja yang menerapkan program konversi kompor LPG ke kompor induksi.  

"Kami berharap bapak menteri BUMN (Erick Thohir) dan Bapak menteri PUPR dapat mendukung penuh niat baik kami dalam program yang tertuang pada MoU yang kita sepakati bersama ini," katanya.  

Ke depan PLN berkomitmen untuk menjamin ketersediaan tenaga listrik serta membantu pemerintah mewujudkan kemandirian dan Ketahanan energi nasional guna mewujudkan penggunaan energi bersih.  

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD