Serangan kelompok Houthi di Arab Saudi baru-baru ini sempat mendorong harga minyak mentah Brent ke USD117 per barel, level tertinggi dalam hampir enam bulan.
Angkanya sedikit turun pada Senin tetapi tetap sekitar 59 persen di atas level sebelum perang.
"Harga minyak mendekati USD120 per barel dan harga produk turunannya bahkan jauh lebih tinggi," kata Birol.
Birol menolak memberikan perkiraan harga minyak di masa depan. Dia menyoroti bahwa harga saat ini yang mendekati USD120 per barel berdampak besar pada defisit perdagangan di banyak negara.
(Wahyu Dwi Anggoro)