sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Rampingkan 1.074 Entitas, Danantara Targetkan BUMN Tersisa Kurang dari 200 Perusahaan

Economics editor Rohman Wibowo
26/10/2026 14:53 WIB
Langkah perampingan ini ditempuh untuk mengikis inefisiensi, menertibkan unit usaha yang merugi, serta menghentikan tumpang tindih portofolio antarentitas.
Rampingkan 1.074 Entitas, Danantara Targetkan BUMN Tersisa Kurang dari 200 Perusahaan.  Foto: iNews Media Group.
Rampingkan 1.074 Entitas, Danantara Targetkan BUMN Tersisa Kurang dari 200 Perusahaan. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) memastikan restrukturisasi dan konsolidasi besar-besaran terhadap 1.074 entitas anak dan cucu usaha Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan memangkas jumlah perseroan hingga tersisa di bawah 200 perusahaan. 

Langkah perampingan ini ditempuh untuk mengikis inefisiensi, menertibkan unit usaha yang merugi, serta menghentikan tumpang tindih portofolio antarentitas pelat merah.

Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia Dony Oskaria menyatakan pemerintah telah menyusun peta jalan transformasi lima tahun untuk menyortir seluruh portofolio BUMN ke dalam empat kerangka aksi korporasi strategis. Skema pembenahan terstruktur ini diarahkan untuk menyehatkan postur bisnis negara yang selama ini terlalu gemuk dan membebani kinerja keuangan.

"Dari hasil pemetaan, 1.074 perusahaan kami kelompokkan ke dalam empat kotak strategi mulai dari merger, penutupan, restrukturisasi finansial, hingga divestasi. Target akhirnya Danantara nantinya hanya akan memiliki kurang dari 200 perusahaan BUMN," ujar Dony dalam Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF), Senin (26/10/2026).

Dony merinci, ada empat bagian dalam skema besar Danantara. Pertama berkaitan soal konsolidasi atau merger. Terdapat sekitar 200 entitas yang dilebur berdasarkan kesamaan bidang usaha. Pengelompokan ini mencakup penyatuan 23 kawasan industri menjadi satu entitas, lima pengelola aset/investasi menjadi satu, 60 rumah sakit disatukan di bawah satu induk, serta 120 hotel ke dalam satu payung usaha. 

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement