"Kekhawatiran saya selanjutnya soal defisit fiskal yang melebar bisa membuat ruang fiskal semakin sempit. Hutang bertumpuk dan harus berhutang dahulu sebelum membayar bunga utang," ujar Huda.
Sebagai informasi, pemerintah optimistis perekonomian nasional bakal dalam prospek pertumbuhan yang positif. Optimisme pemerintah dilatarbelakangi sejumlah parameter yang dianggap baik-baik saja, mulai dari fundamental ekonomi, stabilitas makroekonomi, dan bauran kebijakan yang konsisten menjadi modal utama dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.
Atas dasar itu, proyeksi International Monetary Fund (IMF) terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkisar 5 persen dimaknai secara positif.
Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto menuturkan, proyeksi IMF itu sebagai cerminan ketangguhan ekonomi nasional di tengah dinamika global.