"Proyeksi IMF ini menunjukkan bahwa fundamental perekonomian Indonesia tetap kuat dan terjaga, meskipun tekanan global masih cukup tinggi. Pemerintah terus memastikan kebijakan yang diambil bersifat responsif dan antisipatif guna menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi,” ujar Haryo dalam keterangan resmi, dikutip Minggu (25/1/2026).
IMF menjabarkan soal ekonomi Indonesia, yang mampu resiliensi di tengah turbulensi ekonomi dan tensi geopolitik yang begitu dinamis.
“Pertumbuhan diperkirakan stabil di level 5,0 persen pada 2025 dan 5,1 persen pada 2026, terlepas dari tekanan eksternal menantang, hal ini mencerminkan dukungan dari kebijakan fiskal dan moneter,” tulis IMF dalam laporan Article IV Consultation yang dirilis Januari 2026.
(Dhera Arizona)