"Berbahagialah sekali kita sebetulnya menjadi orang Indonesia. Why? Negara kita ini luar biasa sebetulnya. Bayangkan Indonesia itu punya significant gold resources estimated itu sekitar 3.600 ton. Dan sebetulnya secara per tahun produksi gold di Indonesia ini sekitar 140,1 ton," ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan, Indonesia tercatat melakukan impor emas sekitar USD2 miliar per tahun dan mengekspor sekitar USD5 miliar per tahun. Ekspor emas nasional umumnya dalam bentuk granul dan perhiasan, sementara impor terbesar berupa emas batangan yang digunakan sebagai bahan baku industri.
Menurut Sandra, kondisi tersebut menunjukkan besarnya potensi ekonomi emas nasional yang perlu dikelola secara optimal di dalam negeri. Karena itu juga, katanya, pemerintah sejak masa pandemi dinilai mulai serius membangun ekosistem emas yang kuat agar peredaran emas tetap berada di pasar domestik.
"Ini menjadi hal yang sangat penting untuk membangun ekosistem yang sangat kuat di negara kita supaya emas ini enggak beredar ke mana-mana. Jadi emas ini ada di dalam negeri, di domestic market yang memperkuat kinerja ekonomi kita. Dan bullion bank ini sebetulnya sangat support financial system," kata dia.
(Dhera Arizona)