IDXChannel - Saham emiten tambang emas menguat pada perdagangan Jumat (23/1/2026), bergerak berlawanan dengan pasar secara umum, seiring harga logam mulia acuan yang kembali menembus rekor tertinggi baru.
Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 1,17 persen ke 8.886 seiring kejatuhan saham-saham konglomerat yang berkaitan dengan narasi indeks MSCI. Pelemahan rupiah hingga aksi jual asing turut menjadi sentimen tambahan untuk indeks.
Dengan ini, indeks acuan tersebut telah melemah tiga hari berturut-turut, menjauh dari level tertinggi sepanjang masa (ATH) di 9.174,47, yang disentuh pada perdagangan intraday 20 Januari 2026.
Sementara, saham PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) melesat 5,04 persen ke Rp6.225 per unit, disusul emiten pelat merah PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) yang menguat 3,32 persen ke Rp4.360 per unit.
Kemudian, saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) naik 1,54 persen ke Rp3.290 per unit, PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) 1,72 persen, PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) 1,60 persen.