IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan ini berpotensi bergerak mixed dalam rentang 7.480-7.800. Bahkan, IHSG ada potensi bottoming, dengan memperhatikan sejumlah support.
Riset WH Project menyatakan, IHSG membentuk support pada 7.480, level yang sudah tiga kali dipertahankan sejak pelemahan pertamanya di Januari imbas keputusan MSCI untuk membekukan rebalancing indeksnya karena menuntut transparansi data dari Bursa Efek Indonesia (BEI).
"Tidak terbentuk pola pada pergerakan IHSG sepekan terakhir, namun kemampuan untuk bertahan di atas support berpotensi membentuk pola double bottom," tulis riset tersebut, Senin (9/3/2026).
Seperti diketahui, IHSG ditutup melemah sebesar 124,85 poin atau 1,62 persen menuju 7.585,69 pada perdagangan Jumat 6 Maret 2026. Selama sepekan terjadi pelemahan sebesar 7,89 persen.