"Kami ingin melihat semakin banyak perusahaan Arab Saudi berinvestasi di Indonesia dan semakin banyak perusahaan Indonesia yang menjajaki peluang usaha di Arab Saudi. Kami juga ingin memperkuat kolaborasi di sektor-sektor strategis, mulai dari hilirisasi, manufaktur, infrastruktur, energi baru terbarukan, logistik, properti, hingga teknologi digital," ujarnya.
Tercatat, realisasi investasi langsung (Foreign Direct Investment) Arab Saudi di Indonesia mencapai total USD126,2 juta pada periode 2021 hingga akhir Juni 2026.
Di tengah dinamika global, Rosan menilai para investor kini mengutamakan stabilitas, kepastian, dan peluang jangka panjang, melampaui pertimbangan biaya kompetitif semata.
"Arab Saudi tengah menjalankan agenda Vision 2030, sementara Indonesia terus mempercepat industrialisasi, hilirisasi, pembangunan infrastruktur, dan transformasi ekonomi. Kesamaan arah pembangunan tersebut membuka peluang kolaborasi yang sangat besar bagi kedua negara," katanya.
Berdasarkan MoU tersebut, kedua negara sepakat meningkatkan kerja sama melalui pertukaran informasi statistik, regulasi, dan peluang bisnis; konsultasi sektor swasta; promosi bersama serta pertukaran pengetahuan dan kunjungan antar-ahli.