AALI
10225
ABBA
474
ABDA
0
ABMM
1650
ACES
1405
ACST
262
ACST-R
0
ADES
2540
ADHI
1095
ADMF
7875
ADMG
240
ADRO
1765
AGAR
344
AGII
1530
AGRO
2130
AGRO-R
0
AGRS
214
AHAP
64
AIMS
505
AIMS-W
0
AISA
232
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
900
AKRA
4650
AKSI
570
ALDO
755
ALKA
246
ALMI
240
ALTO
294
Market Watch
Last updated : 2021/10/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
513.30
0.5%
+2.54
IHSG
6656.94
0.47%
+31.24
LQ45
965.04
0.39%
+3.72
HSI
26038.27
-0.36%
-93.76
N225
29106.01
1.77%
+505.60
NYSE
17169.07
0.27%
+46.83
Kurs
HKD/IDR 1,818
USD/IDR 14,150
Emas
818,997 / gram

Industri Kelapa Sawit Untung, Erick Thohir Heran Utang PTPN III Numpuk hingga Rp41 T

ECONOMICS
Suparjo Ramalan
Rabu, 29 September 2021 08:06 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir mengomentari tingginya utang PTPN III di tengah meningkatnya keuntungan sektor kelapa sawit.
Industri Kelapa Sawit Untung, Erick Thohir Heran Utang PTPN III Numpuk hingga Rp41 T (dok.MPI)

IDXChannel - Utang Holding Perkebunan Nusantara atau PTPN III mencapai Rp41 triliun. Padahal, industri kelapa sawit dalam negeri justru mencatatkan keuntungan selama beberapa tahun belakangan ini. 

Menteri BUMN Erick Thohir pun mengaku heran. Sebab, swasta berhasil mencatat kenaikan pendapatan di sektor kelapa sawit, perusahaan pelat merah justru membukukan kerugian hingga utang yang menggunung. 

"Nah yang luar biasa juga di PTPN, ini utangnya Rp41 triliun. Padahal yang namanya industri kebun kelapa sawit, swasta tuh untung, ini malah utang," ujar Erick, dikutip Rabu (29/9/2021).

Pemegang saham memang sudah memfasilitasi PTPN III dan 50 kreditur untuk menyepakati adanya restrukturisasi utang perseroan. Dimana, proses itu melalui penandatanganan Intercreditor Agreement (ICA) dengan anggota kreditur Sindikasi USD dan SMBC Singapore selaku Agen.

Fasilitas Sindikasi USD dengan limit USD390.600.000 ini merupakan bagian dari restrukturisasi kredit PTPN Grup yang nilainya mencapai Rp45,3 triliun dengan utang perbankan mencapai Rp41 triliun.

"Ini kita perbaiki juga, ini kan bank-nya juga bukan hanya Himbara, banyak Bank Internasional bank swasta yang kita ingin memberi confidence pada 50 bank ini bahwa prosesnya benar karena itu ada step 1,2,3," kata dia. 

Tercatat, usai penandatanganan restrukturisasi tersebut, PTPN III pun mencatatkan keuntungan sebesar Rp1,4 triliun pada kuartal II-2021. Sementara, revenue atau pendapatan perseroan mencapai Rp21,3 triliun.

Erick juga mengingatkan agar manajemen tidak dininabobokan atas pendapatan yang baru saja diperoleh perseroan pelat merah itu.

Meski perusahaan berhasil membukukan pendapatan positif, Erick mencatat, ada restrukturisasi utang sebesar Rp43 triliun yang masih ditanggung manajemen hingga saat ini.  

(IND) 

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD