Selain dari sektor transportasi, Ateng juga memaparkan kontribusi dari beberapa komoditas pangan yang turut memberikan tekanan inflasi, di antaranya Minyak Goreng memberikan andil inflasi sebesar 0,05 persen, Tomat memberikan andil inflasi sebesar 0,03 persen dan Beras memberikan andil inflasi sebesar 0,02 persen.
Capaian inflasi yang lebih rendah pada April ini memberikan gambaran mengenai stabilitas harga pasca-puncak aktivitas ekonomi di bulan sebelumnya.
Namun, pemerintah dan otoritas terkait tetap mewaspadai pergerakan harga komoditas global, terutama di tengah gejolak geopolitik di wilayah strategis seperti Selat Hormuz yang berpotensi memengaruhi biaya energi dan logistik ke depan.
(NIA DEVIYANA)