IDXChannel - Gelombang keputusan suku bunga dari bank sentral utama dunia akan mendominasi agenda pasar global pekan ini.
Melansir Investing, Minggu (26/4/2026) sejumlah otoritas moneter di negara-negara G7 diproyeksikan mempertahankan suku bunga acuan, seiring meningkatnya ketidakpastian akibat tekanan inflasi yang dipicu konflik geopolitik.
Dari Amerika Serikat (AS) hingga Jepang, para pembuat kebijakan memilih pendekatan wait and see dengan mengutamakan stabilitas.
Volatilitas yang terus berlanjut di Selat Hormuz menjadi faktor utama yang mendorong kehati-hatian tersebut, mengingat jalur ini mengalirkan sekitar 20% pasokan minyak dan gas alam cair dunia.
Di Amerika Serikat, Federal Reserve diperkirakan menahan suku bunga sambil mencermati pemulihan produk domestik bruto (PDB) kuartal I-2026 serta dampak awal konflik Timur Tengah terhadap konsumsi masyarakat.