Banyak ekonom memperingatkan dalam beberapa tahun terakhir bahwa tekanan deflasi yang terus-menerus di China dapat merusak pertumbuhan ekonomi jangka panjang, mendorong rumah tangga untuk mengurangi pengeluaran, mengurangi keuntungan perusahaan, dan menghambat investasi dan perekrutan.
Perlambatan inflasi bulan lalu dapat memicu kembali kekhawatiran tersebut. Data terbaru mengindikasikan bahwa kembalinya inflasi yang sehat, tanpa didorong gejolak energi global, masih sulit terjadi. (Wahyu Dwi Anggoro)