IDXChannel - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menekankan laju inflasi tahunan sebesar 3,23 persen pada Oktober 2026 tidak menggerus target pemerintah dalam mencapai pertumbuhan ekonomi yang dipatok 6 persen hingga akhir tahun ini.
Angka tersebut, dinilai pemerintah masih berada dalam koridor target sasaran pemerintah dan Bank Indonesia, yakni 2,5 plus minus 1 persen.
"Namun inflasi masih tetap dalam 2,5 plus minus 1 persen, jadi pemerintah tidak khawatir karena yang naik juga terkait dengan penghasilan dari petani, jadi kita biarkan inflasi masih dalam range dengan 2,5 plus minus 1," ujar Airlangga selepas rapat kabinet di Istana Negara, Senin (2/11/2026).
Untuk memastikan harga komoditas pangan pokok tidak terus melonjak, Airlangga memastikan intervensi bantuan pangan berskala masif bagi masyarakat berpendapatan rendah. Penyaluran cadangan pangan tersebut diarahkan langsung untuk meredam gejolak harga beras di tingkat konsumen.
"Kemudian untuk inflasi tentu dengan adanya bantuan beras yang sebesar 30 kg per keluarga, tentu itu bisa membantu menekan inflasi," kata Airlangga.