sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Hubungan Dagang dengan Singapura Perlu Seimbang, Ekonom Nilai Indonesia Banyak Ruginya

Economics editor Iqbal Dwi Purnama
01/11/2026 20:30 WIB
Ekonom menilai hubungan dagang Indonesia dengan Singapura perlu diperbaiki agar lebih seimbang. Sebab, Indonesia selama ini masih banyak dirugikan.
Hubungan Dagang dengan Singapura Perlu Seimbang, Ekonom Nilai Indonesia Banyak Ruginya. (Foto: iNews Media Group)
Hubungan Dagang dengan Singapura Perlu Seimbang, Ekonom Nilai Indonesia Banyak Ruginya. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Ekonom Senior Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Didin S. Damanhuri menilai hubungan dagang Indonesia dengan Singapura perlu diperbaiki agar lebih seimbang. Itu lantaran Indonesia selama ini masih banyak dirugikan.

Salah satu contohnya, ekspor minyak mentah Indonesia ke Singapura. Namun Indonesia kembali melakukan impor BBM untuk memenuhi kebutuhan di dalam negeri.

Pada 2025, berdasarkan data Badan Pusat Statistik Nasional ekspor minyak mentah RI ke Singapura tembus 54 ribu ton. Sementara impor BBM dari Singapura ke Indonesia mencapai 14,63 juta ton pada periode yang sama.

"Hubungan kita dengan Singapura itu saling tergantung. Misalnya, kita mengimpor minyak olahan, tetapi bahan bakunya berasal dari Indonesia. Singapura memiliki kilang untuk mengolah minyak mentah tersebut sehingga Indonesia membutuhkan hasil pengolahannya," ujar Didin saat dihubungi MNC Portal, Minggu (1/11/2026).

Kementerian Perdagangan mencatat, secara keseluruhan nilai ekspor Indonesia ke Singapura pada 2025 mencapai USD13,44 miliar. Nilai ini termasuk ekspor minyak mentah, peralatan listrik, timah, produk kimia, besi dan baja, nikel, hingga berbagai macam makanan olahan.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement