AALI
10125
ABBA
232
ABDA
0
ABMM
780
ACES
1470
ACST
272
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
1165
ADMF
0
ADMG
167
ADRO
1195
AGAR
410
AGII
1100
AGRO
900
AGRO-R
0
AGRS
595
AHAP
71
AIMS
480
AIMS-W
0
AISA
274
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3220
AKSI
0
ALDO
890
ALKA
238
ALMI
240
ALTO
344
Market Watch
Last updated : 2021/05/12 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
467.69
-0.91%
-4.29
IHSG
5921.08
-0.92%
-54.70
LQ45
879.63
-1%
-8.87
HSI
28013.81
0%
0.00
N225
28608.59
0%
0.00
NYSE
16355.62
0%
0.00
Kurs
HKD/IDR 1,826
USD/IDR 14,195
Emas
838,803 / gram

Ini Deretan Fakta Indomie Laris Manis di Tengah Covid-19, Anthony Salim Untung Besar!

ECONOMICS
Fariza Rizki/okezone
Sabtu, 27 Maret 2021 11:25 WIB
PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) mencatatkan laba bersih sebesar Rp6,58 triliun
Ini Deretan Fakta Indomie Laris Manis di Tengah Covid-19, Anthony Salim Untung Besar! (FOTO:MNC Media)


IDXChannel  – Selama pandemi Covid-19, penjualan mie instan Indomie melesat dari tahun sebelumnya. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) mencatatkan laba bersih sebesar Rp6,58 triliun atau lebih tinggi 30,72 persen dibanding tahun 2019 sebesar Rp5,03 triliun.

MNC Portal merangkum fakta selengkapnya mengenai kenaikan laba bersih ICBP, Sabtu (27/3/2021).

1.Penjualan neto mie instan lebih dari 60%

Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (24/3/2021), penjualan neto mie instan mengambil andil terbesar dari kenaikan laba bersih ICBP mencapai Rp31,97 triliun. Besaran tersebut lebih dari setengah penjualan neto 2020 atau tepatnya 68,55%.

2.Rincian penjualan produk ICBP lain

Adapun penjualan neto perseroan terdiri atas penjualan kepada pihak ketiga dan pihak berelasi. Penjualan pihak ketiga tercatat Rp13,70 triliun atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp9,95 triliun dan penjualan berelasi tercatat Rp32,93 triliun atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp32,34 triliun.

Penjualan neto tersebut juga disumbang oleh Dairy yang mencapai 8,31 triliun serta makanan ringan Rp2,93 triliun. Adapun penjualan neto penyedap makanan serta nutrisi dan makanan khusus masing-masing adalah Rp2,87 triliun dan Rp999,07 miliar. Sedangkan untuk minuman mencatat penjualan neto sebesar Rp1,26 triliun.

3. Beban pokok penjualan naik

ICBP mencatatkan adanya kenaikan beban pokok penjualan di kuartal IV-2020 menjadi Rp29,41 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp27,89 triliun. Beban penjualan dan distribusi juga mengalami kenaikan menjadi Rp5,54 triliun dari sebelumnya Rp5 triliun. Beban umum dan administrasi juga naik menjadi Rp2,55 triliun dari sebelumnya Rp2,11 triliun.

4. Total aset naik

Indofood CBP Sukses Makmur mencatatkan liabilitas sebesar Rp53,27 triliun dan ekuitas Rp50,31 triliun. Adapun total aset perseroan meningkat menjadi Rp103,58 triliun dibanding tahun 2019 sebesar Rp38,70 triliun

5.Anthony Salim: Kami akan pertahankan keunggulan

Direktur Utama dan Chief Executive Officer ICBP, Anthony Salim mengatakan, catatan positif Perseroan didukung oleh kekuatan merek-merek produk, model bisnis terintegrasi yang tangguh serta jaringan distribusi yang luas.

"Dalam menghadapi tantangan dan peluang baru ke depannya, kami akan mempertahankan keunggulan kami, serta tetap waspada dalam menjaga kesehatan karyawan kami," ujar Anthony.
(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD