AALI
9275
ABBA
282
ABDA
0
ABMM
2430
ACES
720
ACST
192
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
805
ADMF
8150
ADMG
176
ADRO
3240
AGAR
310
AGII
2240
AGRO
755
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
99
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
156
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1550
AKRA
1150
AKSI
272
ALDO
760
ALKA
296
ALMI
308
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
546.08
0.85%
+4.59
IHSG
7176.15
0.6%
+42.70
LQ45
1024.74
0.82%
+8.38
HSI
19722.54
-1%
-199.91
N225
28942.14
-0.96%
-280.63
NYSE
15734.11
-0.71%
-112.68
Kurs
HKD/IDR 180
USD/IDR 14,765
Emas
837,319 / gram

Ini Harapan Petani Sawit Terhadap Mendag Zulhas: Semoga Masalah Migor Bisa Selesai

ECONOMICS
Advenia Elisabeth/MPI
Jum'at, 17 Juni 2022 10:50 WIB
Petani sawit menginginkan, menteri yang baru mampu mengatasi masalah kartel.
Ini Harapan Petani Sawit Terhadap Mendag Zulhas: Semoga Masalah Migor Bisa Selesai (FOTO:MNC Media)
Ini Harapan Petani Sawit Terhadap Mendag Zulhas: Semoga Masalah Migor Bisa Selesai (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Sebagai Menteri Perdagangan yang baru dilantik, Zulkifli Hasan (Zulhas) mengambil alih persoalan minyak goreng.

Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) berharap, Zulhas sapaan akrabnya, mampu menuntaskan masalah minyak goreng dalam negeri dan membuat tata kelola hilirisasi dan kebijakan perdagangan yang lebih baik. 

"Kami para petani kelapa sawit berharap semoga Menteri yang baru mampu menyelesaikan masalah minyak goreng dan bisa mengatur tata kelola hilirisasi serta kebijakan yang lebih baik," ujar Sekretaris Jendral Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS), Mansuetus Darto saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Jumat (17/6/2022).

Petani sawit menginginkan, menteri yang baru mampu mengatasi masalah kartel. Sebab, menurutnya, jika masalah kartel tak bisa dituntaskan, itu sama halnya bunuh diri dan bisa merusak citra partainya sendiri. 

Sementara itu, terkait harga Tandan Buah Segar (TBS), dia menyampaikan, para petani berharap Zulhas bersama jajaran terkait bisa mempromosikan sustainable trade. 

"Yang mana, banyak komoditas sawit petani yang berkelanjutan yang harus di promosikan ke pasar internasional dan membangun kerja sama dengan negara-negara pembeli untuk mampu bekerjasama dengan kelembagaan petani sawit yang ada," terang Darto.

Diketahui bersama bahwa harga TBS kelapa sawit belum mengalami peningkatan yang signifikan. Darto menjelaskan, hal itu kemungkinan bisa diusahakan jika Mendag Zulhas berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan untuk membahas kebijakan pungutan ekspor. 

"Saya belum yakin Mendag yang baru bisa langsung menaikkan harga TBS. Kalaupun mampu menggenjot harga TBS maka kebijakan pungutan ekspor di Kemenkeu yang harus di rubah dan diturunkan menjadi 30 dolar/ton dari 220 dolar. Selain itu turunkan B30 menjadi B20 saja," tuturnya.

(SAN)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD